EWF | Babak Baru AS dan Iran di Perkara Blokade Selat Hormuz
Amerika Serikat (AS) dan Iran masih memanas. Babak baru ketegangan AS dan Iran kini perkara Selat Hormuz.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Amerika Serikat (AS) dan Iran masih memanas. Babak baru ketegangan AS dan Iran kini perkara Selat Hormuz.
Rupiah melemah ke Rp 17.105 per dolar AS dipicu rencana blokade Selat Hormuz oleh AS di tengah konflik dengan Iran.
Pemberlakuan sistem tol oleh Iran di Selat Hormuz yang mewajibkan pembayaran dalam mata uang yuan atau kripto memicu ketidakpastian baru terhadap masa depan perdagangan minyak berdenominasi dolar AS atau petrodolar.
Harga minyak mentah dunia diproyeksikan dapat melonjak hingga menyentuh level USD150 per barel menyusul rencana Amerika Serikat (AS) untuk memblokade Selat Hormuz.
REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Pengiriman minyak melalui Selat Hormuz langsung terhenti setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran yang berlaku mulai Senin (13/4/2026) pukul 14.00 GMT...
Iran dikabarkan memberlakukan tarif masuk bagi setiap kapal tanker yang melintasi Selat Hormuz, di tengah masa gencatan senjata dengan Amerika Serikat (AS).
Militer AS resmi blokade Selat Hormuz dan pelabuhan Iran mulai 13 April 2026. Donald Trump beri peringatan keras, Iran tegaskan tidak akan tunduk.
Langkah ini diumumkan langsung Presiden Donald Trump usai perundingan perdamaian untuk mengakhiri perang dengan Iran gagal menemui kesepakatan di Pakistan.
Berikut ini tiga artikel terpopuler atau top 3 di kanal bisnis Liputan6.com pada Senin (13/4/2026). Salah satunya mengenai Selat Hormuz
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan Selat Hormuz segera dibuka, dengan atau tanpa bantuan Iran.