EWF | Trump Hentikan Operasi Militer di Selat Hormuz Demi Kesepakatan Damai dengan Iran
Presiden Donald Trump menghentikan "Project Freedom" di Selat Hormuz demi finalisasi kesepakatan damai.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Presiden Donald Trump menghentikan "Project Freedom" di Selat Hormuz demi finalisasi kesepakatan damai.
Perang di Iran memasuki pekan ke-10, melumpuhkan Selat Hormuz. Lalu lintas kapal turun drastis hingga 5%, mengancam pasokan minyak global dan ekonomi Asia.
Araghchi juga menolak rencana Washington bertajuk "Proyek Kebebasan", yang merupakan skema pengawalan kapal dagang di selat tersebut. Menurutnya, inisiatif itu tidak efektif
Amerika Serikat dan negara-negara Arab Teluk sedang menyusun draf resolusi Dewan Keamanan PBB yang dirancang untuk mengecam Iran karena memblokade Selat Hormuz.
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) buka suara atas klaim Amerika Serikat yang menyebut dua kapal dagang berbendera AS berhasil melintasi Selat Hormuz.
OPEC+ sepakat naikkan produksi minyak saat Selat Hormuz masih tertutup. Sementara itu, Warren Buffett kritik tren 'judi' di pasar saham global.
Militer Iran mengingatkan bahwa pasukan Amerika Serikat akan diserang jika mereka memasuki Selat Hormuz.
Presiden Donald Trump mengatakan Amerika Serikat akan mulai membantu membebaskan kapal-kapal yang terjebak di Selat Hormuz akibat perang AS-Israel melawan Iran.
Seorang pejabat senior Iran memperingatkan Amerika Serikat (AS) untuk tidak campur tangan apa pun di Selat Hormuz.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Menteri Perminyakan Irak Basim Mohammed memastikan negaranya mampu memulihkan produksi dan ekspor minyak ke tingkat sebelumnya dalam waktu sepekan setelah Selat Hormuz dibuka kembali. "Produksi dan…