EQUITYWORLD FUTURES JAKARTA | Iran Tak Akan Buka Selat Hormuz Sebelum AS Penuhi 7 Syarat
Iran menegaskan tidak akan membuka Selat Hormuz jika Amerika Serikat (AS) belum memenuhi tujuh syarat yang tercantum dalam perjanjian sementara pada Juni lalu.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Iran menegaskan tidak akan membuka Selat Hormuz jika Amerika Serikat (AS) belum memenuhi tujuh syarat yang tercantum dalam perjanjian sementara pada Juni lalu.
Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf menegaskan Selat Hormuz akan tetap ditutup hingga Amerika Serikat memenuhi komitmen kesepakatan Juni lalu.
Volume pelayaran kapal di Selat Hormuz -urat nadi perdagangan energi global- berada di titik paling kritis.
Lalu lintas kapal komoditas di Selat Hormuz semakin menurun di tengah meningkatnya eskalasi konflik Iran yang mengganggu jalur perdagangan energi utama dunia.
Menteri Keuangan Amerika Serikat (Menkeu AS), Scott Bessent melontarkan pernyataan yang bakal mengguncang panggung ekonomi global, atau tepatnya pasar energi.
Saudi Aramco menjual sedikitnya 4 juta barel minyak mentah kepada dua perusahaan pengolahan minyak China melalui pengiriman di luar Selat Hormuz.
Harga minyak mentah dunia terkoreksi tipis pada perdagangan Jumat (14/8) seiring pelaku pasar mencermati negosiasi pembukaan Selat Hormuz yang masih menemui jalan buntu.
Iran menegaskan bahwa Selat Hormuz akan tetap ditutup selama Amerika Serikat tidak mengubah perilakunya dan menerima syarat-syarat Iran untuk mengakhiri perang.
Akses Selat Hormuz masih dalam proses tarik ulur antara Iran dengan Amerika Serikat (AS).
REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Iran tidak akan membuka Selat Hormuz sampai Amerika Serikat memenuhi sejumlah syarat, termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran, kata Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi (SNSC) Iran Mohammad Bagher…