EWF | Klarifikasi Purbaya Soal Pajak Selat Malaka: Saya Tahu Betul Peraturannya
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memberikan klarifikasi soal pengenaan pajak pelayaran di Selat Malaka.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memberikan klarifikasi soal pengenaan pajak pelayaran di Selat Malaka.
Wacana memajaki kapal yang lewat Selat Malaka sempat dicetuskan Menteri Keuangan Purbaya, kebijakan itu ditolak Menteri Luar Negeri Sugiono.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan tidak berencana mengenakan pajak terhadap kapal-kapal yang melalui perairan Selat Malaka. Penegasan itu untuk mengklarifikasi kabar yang menyebut dirinya mengusulkan pemungutan...
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan ide memungut pajak terhadap jalur pelayaran di Selat Malaka bukan konteks serius
Gangguan pada pasokan minyak global akibat krisis di Selat Hormuz diperkirakan merugikan ekonomi dunia hingga 50 miliar euro atau senilai dengan Rp1 triliun.
Gangguan pada pasokan minyak global akibat krisis di Selat Hormuz diperkirakan merugikan ekonomi dunia hingga 50 miliar euro atau setara Rp1.000 triliun.
Otoritas Iran membuat pengecualian untuk sejumlah negara sahabat, termasuk Rusia, dalam memungut tarif untuk kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz.
Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan Indonesia tidak akan memajaki kapal di Selat Malaka seperti wacana yang diungkap Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Presiden AS Donald Trump menyatakan siap membuka kembali Selat Hormuz jika ada perkembangan positif atau kesepakatan dengan Iran di tengah blokade laut.
Ketegangan di Selat Hormuz picu kekhawatiran ekonomi global, harga minyak berpotensi melonjak.