EWF | Iran Berupaya Kembalikan Stabilitas di Selat Hormuz
Amerika Serikat menuntut Iran menghentikan serangan terhadap kapal-kapal dan menjamin kebebasan pelayaran di Selat Hormuz.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Amerika Serikat menuntut Iran menghentikan serangan terhadap kapal-kapal dan menjamin kebebasan pelayaran di Selat Hormuz.
Raksasa energi asal Negeri Paman Sam teken kesepakatan raksasa senilai USD60 miliar bersama Pemerintah Irak untuk membangun jalur distribusi minyak alternatif yang siap mematikan peran strategis Selat Hormuz.
Konflik Selat Hormuz pangkas lalu lintas kapal komersial. IEA peringatkan ancaman krisis ekonomi global, terutama bagi negara berkembang yang butuh energi.
International Energy Agenc memperingatkan ekonomi global menghadapi ancaman serius apabila konflik yang mengganggu pelayaran di Selat Hormuz tidak segera diselesaikan dalam beberapa pekan ke depan.
Militer AS kembali meluncurkan serangan rudal ke wilayah Iran demi merebut kendali Selat Hormuz. Jalur perdagangan minyak dunia kini lumpuh total.
Perselisihan mengenai Selat Hormuz selama ini menjadi salah satu sumber ketegangan utama antara Iran dan Amerika Serikat.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membatalkan rencana pengenaan biaya sebesar 20% terhadap kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz.
Presiden AS Donald Trump membatalkan tarif kargo 20% di Selat Hormuz setelah negara Teluk sepakat investasi besar di AS, di tengah ketegangan militer dengan Iran.
Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menegaskan bahwa Selat Hormuz akan tetap ditutup sampai Amerika Serikat mengakhiri tindakan agresinya.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meminta pungutan sebesar 20% atas seluruh kargo yang melintasi Selat Hormuz setelah kembali memberlakukan blokade terhadap kapal-kapal Iran.