EQUITYWORLD FUTURES JAKARTA | Harga Minyak Dunia Menguat Usai AS Ancam Isolasi Ekonomi Iran
Harga minyak dunia naik setelah AS mengancam isolasi ekonomi Iran dan blokade pelabuhan Iran tanpa batas waktu.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Harga minyak dunia naik setelah AS mengancam isolasi ekonomi Iran dan blokade pelabuhan Iran tanpa batas waktu.
Sementara itu, harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) AS naik 4 sen menjadi US$81,29 per barel.
Sementara itu harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS melemah US$1,30 atau 1,6 persen ke US$81,97 per barel.
Rusia mulai menggenjot pengiriman minyak mentah ke Asia melalui Jalur Laut Utara (Northern Sea Route/NSR)
Harga minyak dunia naik menjadi S$89,63 per barel pada perdagangan Rabu (12/8) pagi seiring memudarnya optimisme kesepakatan damai AS dan Iran.
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menanggapi mengenai pasokan Pertalite dan biodiesel di tengah ketidakpastian global.
Sementara itu harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS juga bertahan di US$82,20 per barel.
Harga minyak dunia melonjak sekitar 5 persen setelah muncul keraguan AS dan Iran akan mencapai kesepakatan pembukaan Selat Hormuz.
Harga minyak dunia kembali naik 1 persen ke US$84 per barel pada Senin (10/8) buntut ketidakpastian kapan Selat Hormuz akan kembali dibuka.
Para menteri keuangan negara-negara G7 bersama Badan Energi Internasional (IEA) menggelar pertemuan darurat untuk membahas lonjakan harga minyak akibat perang antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran.