EWF | Harga Minyak Hari Ini Melambung Imbas Ketidakpastian Pembukaan Selat Hormuz
Harga minyak Brent dan WTI kompak menguat pada perdagangan Senin, (10/8/2026). Sentimen geopolitik masih mempengaruhi harga minyak dunia.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Harga minyak Brent dan WTI kompak menguat pada perdagangan Senin, (10/8/2026). Sentimen geopolitik masih mempengaruhi harga minyak dunia.
Kebakaran terjadi di kilang minyak Ilsky di wilayah Krasnodar, Rusia. Otoritas Rusia mengatakan bahwa kebakaran disebabkan oleh puing-puing dari drone Ukraina.
Harga minyak mentah dunia mengalami tren penurunan sepanjang pekan ini
Harga minyak dunia melonjak hampir 4% pada perdagangan Kamis (7/8) setelah parlemen Iran membahas rancangan undang-undang yang mengusulkan pelarangan kapal-kapal milik AS dan Israel melintasi Selat Hormuz.
Harga minyak dunia kembali menguat pada perdagangan Jumat (7/8), setelah muncul kekhawatiran baru terkait rencana pembukaan Selat Hormuz.
Harga minyak Brent dan WTI kompak menguat tetapi masih di bawah US$ 85 per barel. Kenaikan harga minyak dunia didorong rencana Iran di Selat Hormuz.
Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS terkoreksi 53 sen atau 0,7 persen ke level US$74,69 per barel.
Harga minyak dunia bergerak tipis di tengah negosiasi AS, Iran, dan Oman untuk mengatur lalu lintas kapal di Selat Hormuz.
Menteri ESDM Bahlil mengonfirmasi tahap pertama impor minyak mentah dari Rusia telah dimulai. Indonesia akan mengimpor 150 juta barel sebagai cadangan energi.
Harga minyak dunia bergerak stabil di US$79 pada Rabu (5/8), setelah anjlok dua hari beruntun. Pasar tengah mencermati perkembangan negosiasi AS-Iran.