EWF | Harga Minyak Naik ke US$94, Risiko Konflik Iran-Israel Belum Hilang
Harga minyak dunia menguat tipis ke US$94 per barel pada perdagangan Selasa (9/6), meski Iran dan Israel sepakat gencatan senjata.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Harga minyak dunia menguat tipis ke US$94 per barel pada perdagangan Selasa (9/6), meski Iran dan Israel sepakat gencatan senjata.
Militer Amerika Serikat menembak dan melumpuhkan sebuah kapal tanker minyak di Teluk Oman karena melanggar blokade terhadap Iran.
Brent dan WTI masih menguat pada penutupan perdagangan, namun mulai menjauh dari puncak harian seiring meredanya konflik Iran dan Israel.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menugaskan Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (BBPMGB) Lemigas untuk mengimpor minyak mentah dari Rusia.
Kehadiran pengemasan minyak goreng di Surabaya diharapkan mempercepat distribusi minyak goreng ke wilayah Indonesia Timur sekaligus menekan biaya logistik hingga 40%.
Kepala Eksekutif perusahaan energi Rusia Rosneft, Igor Sechin, menegungkapkan perusahaan-perusahaan energi Amerika Serikat (AS) menjadi pihak yang paling diuntungkan dari penutupan Selat Hormuz.
REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Kapal tanker milik perusahaan energi Jepang ENEOS, Eneos Endeavor, tiba di kilang minyak Yokohama, Sabtu, setelah berhasil melintasi Selat Hormuz, demikian laporan surat kabar Nikkei. Eneos Endeavor...
Diperkirakan kerugian juga menyebabkan beberapa kendaraan operasional perusahaan yang berada dekat lokasi, ikut terbakar.
Harga minyak mentah dunia jatuh seiring meningkatnya optimisme investor terhadap meredanya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Lonjakan harga minyak dunia bisa terjadi lagi jika perang antara Amerika Serikat dan Iran berlangsung lebih lama.