EQUITYWORLD FUTURES JAKARTA | Harga Minyak Dunia Hampir Sentuh US$ 100, Konflik AS-Iran Memanas
Harga minyak dunia menembus US$ 95 per barel setelah AS dan Iran saling melancarkan serangan militer di tengah konflik Selat Hormuz.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Harga minyak dunia menembus US$ 95 per barel setelah AS dan Iran saling melancarkan serangan militer di tengah konflik Selat Hormuz.
Harga minyak dunia kembali naik hingga tembus US$91,05 per barel pada Selasa (1/9), setelah kembali pecahnya perang antara AS dan Iran.
Harga minyak dunia menembus US$ 90 per barel setelah konflik AS-Iran kembali memanas dan mengganggu pasokan energi global.
Harga minyak dunia melonjak lebih dari 1 persen ke US$89 per barel pada Senin (31/8) setelah AS menyerang Pulau Larak, Iran, yang berada di Selat Hormuz.
Ketegangan Amerika Serikat dan Iran kembali memanas di Selat Hormuz mempengaruhi harga minyak awal pekan ini.
Ketegangan di kawasan Teluk Persia kembali membara hingga memicu lonjakan harga minyak mentah dunia lebih dari 2% pada perdagangan Senin (31/8/2026).
Harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) acuan global mengalami kenaikan pada perdagangan Jumat (28/8/2026) akhir pekan ini
Harga minyak mentah dunia melemah pada perdagangan Jumat (28/8) dan berada di jalur untuk mengakhiri tren kenaikan selama dua pekan berturut-turut.
Harga minyak dunia kembali melemah pada Kamis (27/8) didorong harapan perundingan Iran dan Qatar dapat membuka kembali Selat Hormuz.
Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS melemah US$1,49 atau 1,8 persen menjadi US$80,87 per barel.