EWF | Harga Minyak Anjlok ke US$86,57 Pasca Trump Batal Serang Iran
Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat terkoreksi US$3,80 atau 4,33 persen menjadi US$83,91 per barel.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat terkoreksi US$3,80 atau 4,33 persen menjadi US$83,91 per barel.
Harga minyak dunia turun 1 persen lebih ke US$89 pada Jumat (12/6) setelah Trump membatalkan rencana serangan militer terhadap Iran.
Pernyataan Donald Trump soal peluang damai dengan Iran membuat harga minyak dunia melemah meski ketegangan di Timur Tengah masih tinggi.
AS resmi menjadi eksportir minyak terbesar dunia, menggeser dominasi Arab Saudi dan Rusia yang selama puluhan tahun menjadi pemain utama pasar energi global.
Harga minyak dunia melonjak lebih dari US$2 per barel pada Kamis (11/6), setelah Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz buntut serangan lanjutan AS.
REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Harga minyak dunia melonjak lebih dari 2 dolar AS per barel pada Kamis (11/6/2026) setelah Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz menyusul serangan tambahan Amerika Serikat (AS)...
Amerika Serikat (AS) menyerang Iran mendorong harga minyak Brent dan WTI kembali menguat pada Kamis, (11/6/2026).
EIA memangkas proyeksi permintaan minyak global pada 2026 dan memperkirakan konsumsi minyak dunia akan turun sekitar 1,1 juta barel per hari dibandingkan tahun sebelumnya.
Wilmar (WLIL.SI), raksasa agribisnis, terjerat skandal korupsi dan isu lingkungan di Indonesia. Penyitaan aset dan dugaan penghindaran pajak jadi sorotan utama.
Serangan terbaru Amerika Serikat (AS) ke wilayah Iran, langsung membuat harga minyak mentah dunia terbang tinggi hampir 1% pada perdagangan, Rabu (10/6/2026).