EWF | Harga Minyak Mentah Diprediksi Tembus USD 105 per Barel saat Libur Idul Fitri
Ketegangan geopolitik di Timur Tengah diperkirakan mendorong harga minyak mentah naik hingga USD 105 per barel.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Ketegangan geopolitik di Timur Tengah diperkirakan mendorong harga minyak mentah naik hingga USD 105 per barel.
Berikut ini tiga artikel terpopuler atau top 3 di kanal bisnis Liputan6.com pada Minggu (15/3/2026).
Iran dikabarkan akan mengizinkan kapal tanker melintasi Selat Hormuz asal bertransaksi dengan mata uang China, yuan.
Harga minyak mentah dunia melonjak tajam menyentuh level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir menyusul eskalasi konflik militer antara Amerika Serikat dan Iran yang kini memasuki minggu kedua.
REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Amerika Serikat menyerang fasilitas militer di pusat ekspor minyak utama Iran di Pulau Kharg, Sabtu (14/3/2026). Perang telah memasuki pekan ketiga dan ketegangan di kawasan Timur...
KETEGANGAN antara Iran dan Amerika Serikat meningkat setelah militer di bawah perintah Donald Trump menyerang Pulau Kharg, pusat utama ekspor minyak Iran. Iran memperingatkan balik
Krisis minyak pernah terjadi di era 1973 - 1974
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia mengakui pembelian minyak dunia mulai susah dilakukan di tengah konflik AS-Iran yang berujung pada penutupan Selat Hormuz.
Harga minyak dunia menembus USD 100 per barel selama dua hari berturut-turut akibat perang Iran dan gangguan pengiriman di Selat Hormuz.
Harga minyak dunia melonjak akibat ketegangan di Selat Hormuz, mencapai level tertinggi sejak Juli 2022. Kenaikan ini dipicu oleh konflik Iran-AS.