EWF | Harga Minyak Anjlok 10%, Investor Mulai Lelah dengan Manuver Trump
Harga minyak mentah dunia mendingin setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menunda serangan
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Harga minyak mentah dunia mendingin setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menunda serangan
Lonjakan tajam harga minyak mentah jenis Brent yang diprediksi menembus level USD 116 per barel mulai mengubah peta investasi global pekan ini.
Harga minyak dunia melonjak setelah Trump beri ultimatum ke Iran soal Selat Hormuz.
Eskalasi konflik bersenjata di Timur Tengah antara Iran dan Israel yang melibatkan Amerika Serikat diprediksi akan menekan ketahanan fiskal Indonesia akibat lonjakan harga minyak mentah dunia
Kementerian Keuangan AS menyatakan Kuba tidak diizinkan untuk menerima pengiriman minyak mentah dari Rusia meskipun sedang mengalami krisis energi.
Harga minyak naik pada Senin (23/3) pagi setelah Presiden AS Donald Trump memberi Iran ultimatum 48 jam untuk membuka Selat Hormuz.
Harga minyak naik pada Senin (23/3) pagi setelah Presiden AS Donald Trump memberi Iran ultimatum 48 jam untuk membuka Selat Hormuz.
Presiden AS Donald Trump yang melonggarkan sanksi sehingga membuat negara-negara lain membeli minyak Rusia untuk antisipasi dampak perang Iran.
Amerika Serikat (AS) menerbitkan aturan khusus yang mengizinkan penjualan minyak Iran saat terperangkap di laut.
Harga minyak melonjak dan ditutup di level tertinggi dalam hampir empat tahun di tengah memanasnya geopolitik Timur Tengah.