EWF | Harga Minyak Lompat 5% usai Trump Akhiri Gencatan Senjata AS-Iran
Harga minyak dunia melonjak lebih dari 5 persen pada perdagangan Rabu (8/7) usai Presiden AS Donald Trump menyatakan gencatan senjata dengan Iran berakhir.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Harga minyak dunia melonjak lebih dari 5 persen pada perdagangan Rabu (8/7) usai Presiden AS Donald Trump menyatakan gencatan senjata dengan Iran berakhir.
Kementerian Perdagangan (Kemendag) resmi menerbitkan aturan baru terkait tata kelola minyak goreng sawit.
Indef peringatkan potensi kenaikan harga minyak dunia akibat serangan AS ke Iran. Indonesia sebagai net importir minyak hadapi risiko defisit migas dan beban subsidi.
Amerika Serikat (AS) kembali menjatuhkan sanksi terhadap sektor energi Iran dengan mencabut izin ekspor minyak.
Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS menguat US$1,37 atau 1,9 persen ke level US$71,81 per barel.
Harga minyak Brent dan WTI kompak melesat di tengah kerapuhan perjanjian damai sementara antara Amerika Serikat dan Iran.
Pencabutan sanksi belum tentu menguntungkan Iran. Permintaan China melemah dan produksi minyak global meningkat sehingga pasar makin ketat.
Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS menguat 29 sen atau 0,26 persen menjadi US$68,84 per barel pada pukul 00.46 GMT.
Data ekonomi hingga kebijakan pemerintah akan menjadi penggerak pasar hari ini
Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat turun 11 sen atau 0,16 persen menjadi US$68,58 per barel.