EWF | Defisit APBN Tembus Rp 240 Triliun, Purbaya Minta Masyarakat Tenang
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mencatat APBN defisit 0,93% dari produk domestik bruto (PDB) atau Rp 240,1 triliun per kuartal I-2026.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mencatat APBN defisit 0,93% dari produk domestik bruto (PDB) atau Rp 240,1 triliun per kuartal I-2026.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan defisit APBN 2026 sebesar Rp 240,1 triliun. Pendapatan negara naik, namun belanja tumbuh lebih cepat.
Dalam dua bulan pertama tahun anggaran, defisit APBN telah mencapai Rp135,7 triliun. Lebih parahnya, kondisi ini diiringi kontraksi penerimaan negara sebesar Rp94,3 triliun.
Purbaya menyampaikan ruang fiskal Indonesia masih cukup longgar meskipun harga minyak dunia bergejolak akibat konflik geopolitik di Timur Tengah.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menuturkan, jika harga minyak USD 100 hingga akhir 2026, anggaran tetap berkesinambungan dan defisit terkendali.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan pemerintah tidak akan mengubah batas defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) meski harga minyak global meningkat akibat tensi geopolitik...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah berupaya memperkuat ketahanan fiskal nasional di tengah dinamika global, termasuk kenaikan harga energi. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya menjaga…
Pemerintah secara resmi mulai menyiapkan langkah efisiensi anggaran sebagai respons atas pecahnya konflik di Timur Tengah yang telah memicu lonjakan harga minyak dunia.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjamin defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bakal tetap dijaga di 3%.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan defisit APBN tetap 3% PDB. Efisiensi anggaran dilakukan untuk menahan defisit di tengah kenaikan harga minyak.