EWF | Babak Baru AS dan Iran di Perkara Blokade Selat Hormuz
Amerika Serikat (AS) dan Iran masih memanas. Babak baru ketegangan AS dan Iran kini perkara Selat Hormuz.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Amerika Serikat (AS) dan Iran masih memanas. Babak baru ketegangan AS dan Iran kini perkara Selat Hormuz.
REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Pengiriman minyak melalui Selat Hormuz langsung terhenti setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran yang berlaku mulai Senin (13/4/2026) pukul 14.00 GMT...
Militer AS resmi blokade Selat Hormuz dan pelabuhan Iran mulai 13 April 2026. Donald Trump beri peringatan keras, Iran tegaskan tidak akan tunduk.
Militer Amerika Serikat menyatakan bahwa mereka akan memulai blokade semua pelabuhan Iran pada hari Senin (13/4) waktu setempat.
Langkah ini diumumkan langsung Presiden Donald Trump usai perundingan perdamaian untuk mengakhiri perang dengan Iran gagal menemui kesepakatan di Pakistan.
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump, mengatakan memerintahkan angkatan laut AS untuk mulai blokade Selat Hormuz setelah gagal dalam perundingan dengan Iran di Islamabad.
Iran resmi bebaskan kapal Irak melintasi Selat Hormuz di tengah ancaman 48 jam dari Donald Trump. Simak dampak blokade terhadap harga minyak mentah dunia.
Swis resmi bekukan ekspor senjata baru ke AS demi jaga netralitas di tengah perang Iran. Bern juga tutup ruang udara bagi penerbangan militer Washington ke Timur Tengah.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Eskalasi konflik di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran kini mulai memukul sektor energi di benua Afrika. Sejumlah negara dilaporkan mengalami kelangkaan pasokan...
Prabowo memanggil Bahlil ke Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin (2/3/2026). Pembahasan terkait penutupan Selat Hormuz pascaserangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran.