EWF | Blokade Selat Hormuz, Trump Mau Kenakan Tarif Jasa Keamanan 20 Persen ke Kapal Kargo
Presiden AS Donald Trump mengumumkan pemblokiran pelabuhan Iran dan pengenaan tarif kargo 20% di Selat Hormuz. Militer AS (CENTCOM) langsung bersiaga penuh.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Presiden AS Donald Trump mengumumkan pemblokiran pelabuhan Iran dan pengenaan tarif kargo 20% di Selat Hormuz. Militer AS (CENTCOM) langsung bersiaga penuh.
Harga minyak dunia melonjak lebih dari 9% pada perdagangan Senin (13/7) dan kembali menguat pada Selasa (14/7), setelah AS memberlakukan blokade baru terhadap kapal-kapal Iran yang melintasi Selat Hormuz.
Hubungan Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali memanas. Angkatan Laut AS mengumumkan akan kembali melakukan blokade pada pelabuhan-pelabuhan Iran.
Militer Amerika Serikat secara resmi telah mencabut blokade terhadap semua kapal-kapal yang masuk dan keluar dari pelabuhan dan wilayah pesisir Iran.
Amerika Serikat resmi mencabut blokade laut terhadap Iran pasca-kesepakatan damai. Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei akhirnya buka suara.
Perusahaan perdagangan minyak independen terbesar di dunia, Vitol, memperingatkan pemerintah negara-negara Barat bahwa mereka secara berbahaya telah meremehkan tingkat keparahan krisis pasokan minyak global.
AMERIKA Serikat (AS) kembali meningkatkan tekanan terhadap Iran. AS menembakkan rudal ke sebuah kapal tanker yang dituding melanggar blokade pelabuhan Iran pada Selasa (2/6)
Iran meningkatkan perdagangan dengan China melalui jalur kereta api sebagai upaya mengurangi dampak blokade pelabuhan oleh Amerika Serikat yang dinilai menekan perekonomian negara tersebut.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Sebuah kapal tanker raksasa Iran yang membawa suplai minyak mentah senilai hampir 220 juta dolar AS (Rp 3,81 triliun) dilaporkan lolos dari blokade laut Amerika Serikat...
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bisnis blokade Selat Hormuz membuatnya seperti bajak lauk. Kata Trump, negaranya sangat untung.