EWF | Deretan Dampak Ekonomi Akibat Blokade AS di Selat Hormuz
Dampak terhadap perekonomian itu muncul di antaranya dari kenaikan biaya produksi dan gangguan pasokan logistik imbas blokade AS di Selat Hormuz.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Dampak terhadap perekonomian itu muncul di antaranya dari kenaikan biaya produksi dan gangguan pasokan logistik imbas blokade AS di Selat Hormuz.
China menyatakan langkah Amerika Serikat (AS) melakukan blokade di Selat Hormuz adalah tindakan berbahaya dan tidak bertanggung jawab.
Berikut tiga artikel terpopuler di Kanal Bisnis Liputan6.com yang dirangkum pada Rabu, (15/4/2026). Salah satunya soal AS resmi blokade Selat Hormuz.
SELAT Hormuz bukan sekadar jalur perairan sempit di antara Oman dan Iran; ia adalah arteri utama yang memompa kehidupan bagi ekonomi global.
Analisis mendalam Prof. Jiang mengenai kegagalan negosiasi Islamabad, peran Israel, dan 5 alasan struktural mengapa blokade AS di Selat Hormuz justru memperlemah posisi Amerika.
Pemerintah China mengatakan bahwa blokade Amerika Serikat di sekitar pelabuhan-pelabuhan Iran berbahaya dan tidak bertanggung jawab.
Ekonom Mohamed A. El-Erian soroti risiko blokade Selat Hormuz yang picu lonjakan harga energi, helium, dan pupuk akibat ketegangan AS-Iran.
Donald Trump sebut blokade Selat Hormuz peluang ekspor minyak AS, namun harga BBM di SPBU terancam melonjak akibat menipisnya pasokan domestik.
Amerika Serikat (AS) menyatakan blokade di Selat Hormuz sudah mulai dilakukan.
Pasar keuangan Indonesia beragam IHSG naik 0,56%, rupiah melemah 0,06% terhadap dolar AS, dan imbal hasil SBN 10 tahun melonjak. Ketidakpastian masih berlanjut.