0 0
Read Time:3 Minute, 11 Second

Equityworld Futures SSC JAKARTA – Equityworld SSC JAKARTA | Bahlil Jelaskan Perpanjangan IUPK Freeport-RI Bakal Kuasai 63% Saham . Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.

Jakarta, Equityworld Futures – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memberikan penjelasan mengenai perpanjangan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) PT Freeport Indonesia (PTFI) hingga 2041. Dalam konferensi pers penjelasan terkait Implementasi Teknis Perjanjian Perdagangan Timbal Balik RI-AS, Bahlil mengatakan kesepakatan itu merupakan hasil komunikasi intensi dan negosiasi selama dua tahun terakhir antara pemerintah Indonesia, holding MIND ID, dan Freeport-McMoRan Copper & Gold Inc., (FCX). Bahlil mengatakan puncak produksi PTFI jatuh pada tahun 2035. Sementara itu, kapasitas produksi PTFI dalam setahun (sebelum longsor September lalu), mencapai 3,2 juta ton biji konsentrat tembaga yang menghasilkan sekitar 900.000 tembaga dan sekitar 50-60 ton emas.

Menurut Bahlil, produksi ini adalah merupakan hasil eksplorasi yang dilakukan pada tahun 2002-2003. Sebab, eksplorasi underground membutuhkan waktu kurang lebih sekitar sepuluh tahun. “Nah, oleh karena 2035 itu adalah puncaknya, maka kita berpandangan bahwa penting untuk kita mencari solusi dalam rangka eksistensi dan keberlanjutan daripada usaha di Timika di Papua,” kata Bahlil dalam konferensi pers, dikutip Sabtu (21/2/2026).

Sebagai ganti dari perpanjangan IUPK tersebut, kepemilikan saham pemerintah di PTFI akan bertambah menjadi 12%. Saat ini, RI menguasai 51% saham PTFI.

Bagaimana cara kerjanya?

Artinya, pada tahun 2041 nanti, porsi kepemilikan saham RI di PTFI akan menjadi 63%. “Perpanjangannya ini kita lakukan dengan maksud agar bisa dilakukan eksplorasi di awal dengan menambah 12% saham kepada negara. Jadi dilakukan divestasi. 12% ini tanpa ada biaya apapun khususnya untuk pengambilalihan 12%,” jelas Bahlil.

Tapi biaya eksplorasi akan ditanggung renteng. Menurutnya, penambahan saham tersebut juga akan dibagi sebagian kepada pemerintah daerah Papua yang merupakan penghasil tambang. “Nah dengan demikian maka penciptaan lapangan pekerjaan dapat bertambah, yang eksis tetap bertahan, pendapatan negara juga bertambah begitu pun royalti, PNBP dan pendapatan daerah,” tutur Bahlil. Ia menjelaskan, setelah nota kesepahaman (MoU) atas kesepakatan itu diteken, tahap berikutnya adalah pembahasan teknis terkait administrasi yang akan dipenuhi oleh pihak Freeport.

Lebih lanjut, Bahlil memastikan dalam proses negosiasi, pemerintah RI mengedepankan kepentingan negara. Lantas, kesepakatan ini akan membuahkan pendapatan bagi negara yang lebih tinggi dari sebelumnya. “di dalam perpanjangan 2041 nantinya diharapkan pendapatan negara harus jauh lebih tinggi ketimbang pendapatan negara yang ada sekarang ini.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures SSC JAKARTA mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *