Equityworld Futures SSC Jakarta – Informasi terbaru terkait UMKM Indonesia Tembus Pasar Eropa Melalui Marketing Handholding yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Partisipasi pada pameran di Rotterdam ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi produk UMKM Indonesia untuk memperluas penetrasi ke pasar Eropa, khususnya Belanda sebagai hub perdagangan Uni Eropa..
Khusus untuk pasar Eropa, kinerja ekspor produk kreatif ke Belanda mengambil pangsa 1,71 persen, tetap mengukuhkan Belanda sebagai salah satu dari 15 mitra dagang utama sekaligus pintu gerbang distribusi produk kreatif Indonesia di kawasan Uni Eropa..
βKementerian Perdagangan memberikan dukungan penuh terhadap peningkatan ekspor nasional, termasuk penguatan ekspor UMKM.
Indonesia Eximbank berkomitmen untuk terus memperkuat peran sebagai special mission vehicle Pemerintah dalam mendukung pembiayaan. pengembangan ekspor nasional, termasuk melalui pendekatan kolaboratif dan program pendampingan yang berdampak langsung pada peningkatan kapasitas dan akses pasar UMKM..
Kolaborasi ekosistem ekspor Indonesia, termasuk di dalamnya Indonesia Eximbank, Kementerian Perdagangan,. ID Seed, mendorong UMKM naik kelas dan menembus pasar global melalui dukungan pada kegiatan Pelepasan Ekspor Bersama ke Belanda yang dilaksanakan di Jakarta, Rabu (11/2)..
Produk-produk tersebut merepresentasikan kekayaan budaya. potensi ekonomi kreatif Indonesia yang siap bersaing di pasar Eropa..
Direktur Pengembangan Ekspor Jasa. Produk Kreatif Kementerian Perdagangan RI, Ari Satria, menyatakan bahwa sektor produk kreatif Indonesia pada 2025 menunjukkan performa yang solid dengan nilai ekspor USD12,4 miliar, naik 28,96 persen (year-on-year).
Program Marketing Handholding. CPNE merupakan instrumen strategis Indonesia Eximbank dalam membangun pipeline eksportir baru yang berkelanjutan.
βIndonesia Eximbank melalui Program Marketing Handholding hadir memberikan pendampingan end-to-end kepada UMKM, mulai dari kurasi produk, peningkatan kualitas. kemasan, pemenuhan standar ekspor, business matching, hingga fasilitasi akses pasar internasional.
Tidak hanya meningkatkan kapasitas produksi. kualitas produk, kedua program ini memastikan UMKM memiliki kesiapan dari sisi regulasi, logistik, serta strategi penetrasi pasar luar negeri..
Kepala Divisi Jasa Konsultasi Indonesia Eximbank, Maria Sidabutar, mengatakan kegiatan ini tidak hanya seremoni pelepasan ekspor, melainkan bagian dari ekosistem pembinaan ekspor yang terintegrasi melalui Program Marketing Handholding.
Kegiatan ini menjadi bagian dari partisipasi UMKM Indonesia dalam Indonesian Promotion-Ahoy Rotterdam Fair 2026. Pasar Asia XL yang akan berlangsung pada 3-6 April 2026 di Rotterdam, Belanda.
Bersama LPEI, pelaku UMKM didorong untuk meningkatkan kapasitas usaha serta memperluas akses ke pasar global,β ujarnya..
Acara pelepasan ekspor dihadiri oleh Direktur Pengembangan Ekspor Jasa. Produk Kreatif Kementerian Perdagangan RI Ari Satria, Asisten Deputi Perluasan Pasar Kementerian UMKM Harun A.S, Kepala Departemen Buyer Acquisition LPEI Evi Rahmawati, dan Chairwoman ID Seed Ira Damayanti..
Melalui CPNE, UMKM dibekali pemahaman menyeluruh mengenai proses ekspor, kesiapan dokumen, strategi pricing, hingga pemetaan pasar potensial.
Keterlibatan UMKM binaan CPNE dalam kegiatan ini menjadi bukti kesinambungan program pembinaan LPEI dari tahap pelatihan, pendampingan, hingga realisasi ekspor..
Pelepasan ekspor hari ini menjadi bukti nyata bahwa UMKM Indonesia mampu menembus pasar global ketika didukung dengan ekosistem yang tepat,β ujar Maria..
Berbagai peluang terus dimanfaatkan secara optimal melalui kerja sama dengan berbagai pihak, salah satunya LPEI.
Selain peserta dari skema pendampingan pemasaran, sebagian UMKM yang turut serta dalam ekspor ke Belanda ini juga merupakan alumni. peserta aktif program Coaching Program for New Exporters (CPNE) LPEI.
Sekitar seribu kemasan dengan total berat 15 ton diberangkatkan menuju Rotterdam, Belanda, berisi berbagai produk unggulan UMKM Indonesia yang telah melalui proses kurasi. pendampingan, mulai dari kerajinan tangan, batik, fesyen dan aksesori, makanan dan minuman kemasan, bumbu instan, kopi, hingga produk aromaterapi.
Program ini terwujud berkat sinergi antara Indonesia Eximbank, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, serta Indonesia Diaspora SME Export Empowerment & Development (ID SEED)..
Perkembangan terkait UMKM Indonesia Tembus Pasar Eropa Melalui Marketing Handholding akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Sumber artikel: Sumber Asli
Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
Perhatian: Trading futures mengandung risiko kerugian. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.
Baca juga:
- Menteri ATR/BPN Sita 27.000 Hektare Tanah Telantar Sejak 2020
- Negara Kaya di Balik Kemiskinan Rakyatnya
