0 0
Read Time:2 Minute, 0 Second

Equityworld Futures SSC Jakarta – Informasi terbaru terkait Rupiah Ditutup Melemah, Nilai Tukar Dolar AS Naik ke Rp16.810 yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Laporan terbaru Biro Statistik Tenaga Kerja AS menunjukkan ekonomi Negeri Paman Sam menambah 130.000 pekerjaan baru atau nonfarm payrolls (NFP) pada Januari 2026..

Pergerakan ini sekaligus mematahkan tren penguatan rupiah yang terjadi dalam tiga hari perdagangan beruntun sebelumnya..

Dolar AS menguat setelah rilis data ketenagakerjaan AS yang lebih kuat dari perkiraan.

Sejak pembukaan perdagangan, rupiah sudah tertekan.

Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (12/2/2026), seiring menguatnya dolar di pasar global..

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 15.00 WIB terpantau menguat tipis 0,03% ke level 96,876..

// .

Rupiah dibuka melemah 0,06% di level Rp16.785/US$. Selain itu, tekanan berlanjut hingga penutupan.

Sepanjang perdagangan, rupiah bergerak dalam rentang Rp16.785-Rp16.830/US$..

Angka tersebut melampaui ekspektasi pasar yang memperkirakan penambahan 70.000 pekerjaan, sekaligus lebih tinggi dibanding revisi data Desember yang sebesar 48.000 pekerjaan..

Penambahan tenaga kerja terbesar terjadi di sektor perawatan kesehatan, bantuan sosial,. Selain itu, konstruksi, sementara sektor keuangan serta pemerintahan justru mencatat pengurangan tenaga kerja..

Pelemahan rupiah hari ini terjadi seiring menguatnya dolar AS di pasar global.

Penguatan DXY mengindikasikan meningkatnya permintaan terhadap aset berdenominasi dolar, yang pada gilirannya menambah tekanan pada mata uang negara berkembang, termasuk rupiah..

Tingkat pengangguran turun tipis menjadi 4,3% pada Januari 2026, lebih rendah dibandingkan Desember yang sebesar 4,4% serta berada di bawah ekspektasi pasar..

Sejalan dengan itu, tingkat pengangguran AS juga membaik.

Merujuk data Refinitiv, rupiah menutup perdagangan di zona merah dengan depresiasi 0,21% ke posisi Rp16.810/US$.

Perkembangan terkait Rupiah Ditutup Melemah, Nilai Tukar Dolar AS Naik ke Rp16.810 akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.

Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.

Perhatian: Trading futures mengandung risiko kerugian. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *