Equityworld Futures SSC Jakarta – Informasi terbaru terkait Kapuspenkum Ungkap Ultimatum Jaksa Agung ke Jaksa soal Aset Sitaan yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
“Kalau melanggar etik, diproses etik oleh Jamwas.
“Banyak aset-aset yang dimiliki oleh, bukan dimiliki oleh jaksa, ditempati oleh jaksa,. Selain itu, diam-diam semoga lupa bahwa ada aset di tangannya,” kata Burhanuddin dalam acara HUT BPA Kejaksaan..
Sebelumnya, Burhanuddin menyampaikan adanya jajaran Korps Adhyaksa yang menguasai aset sitaan berupa apartemen di kawasan Jakarta Pusat..
Anang memaparkan, ultimatum tersebut disampaikan Burhanuddin dalam acara Hari Ulang Tahun Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan RI..
Burhanuddin juga tak segan memberikan sanksi tegas untuk para jaksa yang terbukti melanggar..
Dia pun meminta terhadap BPA agar segera melakukan perbaikan dalam tata kelola aset sitaan..
Anang menambahkan, Burhanuddin memang mendapat informasi adanya hasil sitaan dari suatu kasus korupsi yang disalahgunakan oleh jaksa..
Jaksa Agung, ST Burhanuddin, mengultimatum anak buahnya yang nekat menggunakan hasil sitaan dari sebuah perkara untuk kepentingan pribadi.
Hal tersebut, menurut Anang, telah diminta Burhanuddin untuk ditelusuri.
Sanksi tegas menanti mereka yang kedapatan melakukan pelanggaran..
“Pimpinan menegaskan, warning, untuk BPA menata terhadap aset-aset yang berasal dari kasus tindak pidana korupsi untuk ditelusuri.
Hal ini diungkap Kapuspenkum Kejaksaan Agung (Kejagung), Anang Supriatna.
Warning keras tidak hanya di daerah Jakarta tapi di luar Jakarta pun kita warning,” jelas Anang..
“Saya mengharapkan ini betul-betul dikumpulin, semua yang memakainya harus izin dari BPA,” jelas dia..
Jangan sampai terjadi aset-aset nanti disalahgunakan oleh pihak-pihak baik dari internal tanpa sepengetahuan dari pimpinan,” ujar Anang kepada wartawan, Kamis (12/2)..
Perkembangan terkait Kapuspenkum Ungkap Ultimatum Jaksa Agung ke Jaksa soal Aset Sitaan akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Sumber artikel: Sumber Asli
Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
Perhatian: Trading futures mengandung risiko kerugian. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.
Baca juga:
- AS – Iran Rembukan, Harga Minyak Longsor
- Lepas dari Pertamina, Pelita Air akan Gabung ke Garuda Indonesia
