0 0
Read Time:2 Minute, 24 Second

Equityworld Futures SSC Jakarta – Informasi terbaru terkait Garuda Indonesia akan Jadi Induk Holding Maskapai Kuartal I-2026 yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria mengatakan penunjukan Garuda sebagai holding maskapai sudah sesuai dengan rencana transformasi yang disusun pemerintah.

Hal itu dilakukan sebagai upaya konsolidasi BUMN.

Pun konsolidasi BUMN tersebut akan meningkatkan kinerja bottom line BUMN secara keseluruhan.

“Tapi kalau 300 kita sudah proses mapping itu jauh lebih mudah.

“Kita harus pisahkan antara problem dengan konsep.

Para karyawan perusahaan yang ditutup nantinya akan bergabung dengan perusahaan yang bertahan..

“Jadi konsolidasi dengan menutup anak cucu BUMN itu, kita dapat tambahan Rp 50 triliun,” katanya..

Langkah ini merupakan bagian dari restrukturisasi. konsolidasi ekosistem aviasi yang dilakukan oleh Badan Pengelola Investas Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara)..

Adapun Danantara menargetkan tahun ini akan memangkas anak hingga cucu usaha Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dari 1.043 entitas menjadi 300 entitas..

Nantinya anak hingga cucu usaha pelat merah akan dikonsolidasikan berdasarkan sektor. .

Hal ini disebabkan oleh umumnya anak-anak BUMN mengerjakan proyek dari induk. membuat inefisiensi Rp 30 triliun setahun. sehingga Dony menjelaskan efisiensi paling besar datang memangkas proses transaksi,.

Hal ini disebabkan oleh akan konsolidasi. karyawan ikut,” katanya. sehingga “Tapi tidak usah khawatir, tidak akan ada PHK.

Secara logis, sangat sulit Danantara melakukan pemantauan terhadap 1.043 entitas yang berada di bawah naungan pelat merah..

Lalu dengan menutup anak usaha pelat merah yang rugi akan secara langsung menambah bottom line BUMN senilai Rp 20 triliun.

Terkait hal tersebut, Dony memastikan di tengah proses konsolidasi tidak akan ada pemangkasan hubungan kerja (PHK).

Setiap bisnis itu harus menyatu di dalam satu ekosistem airlines,” kata Dony usai acara CNBC Indonesia Economic Outlook 2026, Selasa (10/2/2026)..

Ia meminta publik memisahkan persoalan historis Garuda dengan konsep besar pembentukan ekosistem airlines nasional..

Pembentukan holding maskapai ini diharapkan memperkuat struktur industri penerbangan nasional, meningkatkan efisiensi operasional, serta mempercepat pemulihan. pertumbuhan sektor aviasi ke depan..

Dony menegaskan bahwa konsolidasi BUMN ini merupakan pekerjaan yang harus dilakukan saat ini.

Jakarta, CNBC Indonesia — PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) bakal menjadi induk holding maskapai penerbangan nasional pada kuartal I-2026.

Toh dari 300 kalau kita bagi by sector kita hanya masuk 16 saja,” katanya..

Perkembangan terkait Garuda Indonesia akan Jadi Induk Holding Maskapai Kuartal I-2026 akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.

Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.

Perhatian: Trading futures mengandung risiko kerugian. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *