Equityworld Futures SSC Jakarta – Informasi terbaru terkait 6 Asuransi dan 7 Dapen Masuk Pengawasan Khusus OJK yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Dari sisi asuransi komersil, total aset mencapai Rp981,05 triliun atau naik 7,42 persen yoy..
Jakarta, CNBC Indonesia – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus menegakkan pengawasan atas asuransi bermasalah.
Hingga Desember 2025, terdapat 6 asuransi. Selain itu, 7 dana pensiun (dapen) yang masuk daftar pantauan khusus OJK..
Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan,. Selain itu, Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono menjelaskan, OJK terus melakukan berbagai upaya mendorong penyelesaian permasalahan pada LJK melalui pengawasan khusus..
Secara keseluruhan, aset industri pada Desember 2025mencapai Rp1.201,33 triliun atau naik 5,95 persen yoy dari posisi yang sama di tahun sebelumnya, yaitu Rp1.133,87 triliun.
Adapun kinerja asuransi komersil berupa akumulasi pendapatan premi pada periode Desember 2025 mencapai Rp331,72 triliun, atau terkontraksi 1,46 persen yoy, terdiri dari premi asuransi jiwa yang terkontraksi sebesar 3,81 persen yoy dengan nilai sebesar Rp180,98 triliun,. Selain itu, premi asuransi umum dan reasuransi tumbuh sebesar 1,51 persen yoy dengan nilai sebesar Rp150,74 triliun..
Di sisi industri dana pensiun, total aset dana pensiun per Desember 2025 tumbuh sebesar 11,35 persen yoy dengan nilai mencapai Rp1.679,46 triliun.
Untuk asuransi non komersil yang terdiri dari BPJS Kesehatan (badan. Selain itu, program jaminan kesehatan nasional) dan BPJS Ketenagakerjaan (badan, jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, atau jaminan kehilangan pekerjaan) serta program asuransi ASN, TNI, dan POLRI terkait program jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian, total aset tercatat sebesar Rp220,28 triliun atau terkontraksi sebesar 0,12 persen yoy..
Untuk program pensiun sukarela, total aset mencatatkan pertumbuhan sebesar 7,52 persen yoy dengan nilai mencapai Rp411,29 triliun..
Selain itu juga terdapat 7 Dana Pensiun yang masuk dalam pengawasan khusus,” jels Ogi dalam keterangan resmi, dikutip Senin, (9/2/2026)..
Untuk program pensiun wajib, yang terdiri dari program jaminan hari tua. Selain itu, jaminan pensiun BPJS Ketenagakerjaan, serta program tabungan hari tua dan akumulasi iuran pensiun, ASN, TNI, dan POLRI, total aset mencapai Rp1.268,17 triliun atau tumbuh sebesar 12,66 persen yoy..
Industri asuransi jiwa serta asuransi umum. Selain itu, reasuransi secara agregat melaporkan Risk Based Capital (RBC) masing-masing sebesar 485,90 persen dan 335,22 persen (di atas threshold sebesar 120 persen)..
“Sampai dengan 31 Desember 2025 dilakukan terhadap 6 perusahaan asuransi. Selain itu, reasuransi dengan tujuan perusahaan dapat memperbaiki kondisi keuangannya untuk kepentingan pemegang polis.
Perkembangan terkait 6 Asuransi dan 7 Dapen Masuk Pengawasan Khusus OJK akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Sumber artikel: Sumber Asli
Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
Perhatian: Trading futures mengandung risiko kerugian. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.
Baca juga:
- Equityworld Futures | Lagi-Lagi Harga Emas Cetak Rekor! Pemiliknya Pesta Pora Karena Trump
- Equityworld Futures | Penguatan Harga Emas Didorong Melemahnya Dolar AS
