EWF | Kabar Damai Selat Hormuz Picu Aksi Buang Dolar di Pasar Asia
Pasar keuangan Asia dikejutkan oleh pelemahan mata uang Dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan awal pekan, Senin (25/5/2026).
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Pasar keuangan Asia dikejutkan oleh pelemahan mata uang Dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan awal pekan, Senin (25/5/2026).
Bursa Asia menguat di awal pekan, dipimpin Nikkei 225 yang tembus 64.000. Sentimen positif muncul setelah harga minyak turun dan harapan dibukanya Selat Hormuz.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengaku yakin kesepakatan antara AS dengan Iran segera tercapai.
REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Presiden AS Donald Trump, Kamis (21/5/2026) lalu, mengatakan AS menentang segala bentuk pungutan tol terhadap pengiriman barang melalui Selat Hormuz. Ia juga menegaskan Iran tidak akan diizinkan…
Iran membentuk badan baru untuk mengelola operasional Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat dan ancaman terhadap jalur distribusi energi global.
Perang di Iran memicu gangguan pasokan minyak terbesar dalam sejarah modern. Simak analisis dampak global terhadap ekonomi dan strategi energi dunia.
Perdana Menteri (PM) Singapura Lawrence Wong memperingatkan gangguan berkepanjangan di Selat Hormuz berpotensi mendorong ekonomi global menuju krisis stagflasi yang dapat melampaui krisis minyak pada 1970-an.
Harga minyak mentah andalan Rusia, Urals, mencapai level tertinggi untuk perhitungan pajak sejak Oktober 2023 di tengah krisis berkepanjangan di Selat Hormuz.
AMERIKA Serikat (AS) mengumumkan telah mengalihkan puluhan kapal komersial dan melumpuhkan sejumlah kapal sebagai bagian dari pelaksanaan blokade terhadap pelayaran melalui Selat Hormuz
Harga minyak dunia stagnan, dengan Brent di US$105,72 dan WTI di US$101,17. Situasi di Selat Hormuz mulai membaik, meski ketegangan tetap tinggi.