EWF | Rupiah Ditutup Melemah, Harga Minyak dan Sikap The Fed Jadi Pemicu
Nilai tukar rupiah kembali tertekan akibat sentimen global dan domestik, termasuk konflik geopolitik serta pernyataan Presiden Prabowo.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Nilai tukar rupiah kembali tertekan akibat sentimen global dan domestik, termasuk konflik geopolitik serta pernyataan Presiden Prabowo.
Jelang RDG BI 19-20 Mei 2026, rupiah tembus Rp17.670/US$. Ini 5 sinyal penting ekonomi Indonesia di tengah tekanan pasar.
Bank Indonesia (BI) mengaku optimistis nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) akan kembali stabil memasuki bulan, Juli 2026 mendatang.
DPR menilai BI harus bekerja keras agar nilai tukar rupiah dapat kembali stabil di kisaran yang telah disepakati pemerintah dan DPR dalam APBN 2026.
Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan bertemu dengan jajaran pimpinan Otoritas Jasa Keuangan di tengah tekanan terhadap pasar modal dan keuangan domestik.
Nilai tukar rupiah masih tertekan dan berada di posisi terendah. Rupiah diprediksi akan bergerak pada kisaran 17.660-17.720 per dolar AS.
kinerja rupiah sepanjang tahun ini bukan yang terburuk di dunia, karena masih ada sejumlah mata uang lain yang mencatat pelemahan lebih dalam.
Gubernur Bank Indonesia optimistis rupiah bisa kembali menguat pada Juli atau Agustus 2026.
Presiden RI Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri dan kepala lembaga yang membawahi urusan ekonomi ke Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (18/5).
Penguatan dolar AS dipicu naiknya kekhawatiran pasar terhadap risiko inflasi global akibat lonjakan harga minyak dunia di tengah memanasnya tensi geopolitik.