EQUITYWORLD SSC : BI Intervensi Pasar untuk Stabilkan Rupiah di Tengah Konflik Iran vs AS
Di tengah meningkatnya ketegangan konflik Timur Tengah, Bank Indonesia menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Di tengah meningkatnya ketegangan konflik Timur Tengah, Bank Indonesia menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.
Bank Indonesia memastikan stabilitas nilai tukar rupiah di tengah meningkatnya tensi konflik di kawasan Timur Tengah.
Nilai tukar rupiah pada perdagangan Rabu, 4 Maret 2026, dibuka melemah 58 poin atau 0,34% menjadi Rp16.930 per dolar AS dari penutupan sebelumnya yang tercatat Rp16.872 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah berada di level Rp16.926 per dolar AS pada Rabu (4/3) pagi.
Adapun untuk kurs referensi Bank Indonesia (BI), Jisdor mencatat rupiah berada di posisi Rp16.870 per dolar AS.
Pelemahan rupiah ini salah satunya didorong sentimen eksternal yaitu perang udara AS dan Israel terhadap Iran yang meluas pada hari Senin dengan Israel menyerang Lebanon.
Pergerakan mata uang Israel dan Iran belakangan ini terlihat cukup bertolak belakang, baik terhadap dolar Amerika Serikat (AS) maupun terhadap rupiah.
Kurs dolar AS melemah tipis, rupiah menguat ke Rp16.861. Namun tekanan global masih membayangi.
Rupiah diprediksi melemah ke rentang Rp 16.860 - Rp 16.910 pada Selasa (3/3/2026) akibat eskalasi perang Iran-AS dan ancaman gangguan di Selat Hormuz.
Nilai tukar rupiah berada di level Rp16.862 per dolar AS pada Selasa (3/3) pagi. Mata uang Garuda menguat 6 poin atau 0,04 persen dari perdagangan sebelumnya.