EWF | Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
Ekonom Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Surya Vandiantara menilai kebijakan Bank Indonesia (BI) dan Pemerintah untuk memperkuat rupiah sudah tepat.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Ekonom Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Surya Vandiantara menilai kebijakan Bank Indonesia (BI) dan Pemerintah untuk memperkuat rupiah sudah tepat.
Ekonom Bank Danamon sebut BI Rate berpeluang naik jika Rupiah tembus Rp18.200 per dolar AS dan defisit transaksi berjalan melebar di atas 1,5% PDB.
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menuturkan, pasar melihat Indonesia responsif terhadap gejolak seiring pasar butuh signal kuat.
YLKI pun mengingatkan agar lonjakan biaya operasional rumah sakit tidak dijadikan alasan untuk mengurangi hak-hak pasien, khususnya peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Nilai tukar rupiah ditutup menguat pada perdagangan Selasa (9/6/2026) setelah Bank Indonesia (BI) memutuskan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin. Kebijakan tersebut dinilai memberikan sentimen...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah pada perdagangan Selasa (9/6/2026) dinilai tidak lepas dari membaiknya sentimen pasar setelah beredarnya klarifikasi terkait isu reshuffle...
Pelemahan rupiah membuat biaya berwisata ke RI semakin murah bagi turis asing, tetapi bukan jaminan Indonesia jadi pilihan untuk berlibur menghabiskan uang.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih berada di level Rp 18.000-an per dolar AS, namun posisinya telah mengalami penguatan. Rebound rupiah terjadi usai Bank Indonesia (BI)...
Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat pada Selasa 9 Juni 2026, sore.
Faktor pertama yaitu, kondisi perekonomian dunia akan membaik dan tidak akan seburuk seperti sekarang, dengan proyeksi pertumbuhan meningkat ke 3,1%.