EWF | Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Ini Dampaknya ke Harga Pangan
ANGGOTA Komisi IV DPR RI Rina Sa’adah mengingatkan pemerintah untuk mewaspadai dampak lonjakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dampaknya pada ke harga pangan nasional.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
ANGGOTA Komisi IV DPR RI Rina Sa’adah mengingatkan pemerintah untuk mewaspadai dampak lonjakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dampaknya pada ke harga pangan nasional.
Rupiah melemah ke Rp 18.019 per dolar AS pada Kamis pagi. Penguatan dolar AS dan tensi geopolitik Timur Tengah menjadi pemicunya.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Harga emas Antam yang dipantau dari laman Logam Mulia pada Kamis (4/6/2026) pukul 08.45 WIB kembali turun Rp 15.000, dari sebelumnya Rp 2.774.000 menjadi Rp 2.759.000 per...
Nilai tukar rupiah menembus hingga Rp 18.015 per dolar AS pada perdagangan Kamis pagi.
Nilai tukar rupiah di pasar spot menembus level psikologis Rp18.000 per dolar AS pada awal perdagangan Kamis (4/6) mencatat posisi terlemah sepanjang sejarah.
Mata Uang Rupiah melemah ke Rp18.015 per dolar AS akibat tekanan geopolitik dan data ekonomi AS. Simak analisis dan langkah intervensi Bank Indonesia.
Nilai tukar Mata Uang Rupiah melemah ke level psikologis baru Rp18.015 per dolar AS. Simak analisis faktor domestik dan langkah stabilisasi Bank Indonesia.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kian tak terbendung. Pada Kamis (4/6/2026), Mata Uang Garuda menembus level Rp 18.000 per dolar AS untuk pertama kalinya dan...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kian tak terbendung. Pada Kamis (4/6/2026), Mata Uang Garuda menembus level Rp 18.000 per dolar AS untuk pertama kalinya dan...
Pergerakan mata uang Asia terhadap dolar Amerika Serikat (AS) cenderung beragam pada perdagangan Kamis (4/6/2026).