EWF | Biji Plastik Langka, Bulog: Stok Kemasan Beras masih Aman
Perum Bulog memastikan ketersediaan kemasan beras tetap aman di tengah kekhawatiran kelangkaan bahan baku plastik akibat dinamika geopolitik global.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Perum Bulog memastikan ketersediaan kemasan beras tetap aman di tengah kekhawatiran kelangkaan bahan baku plastik akibat dinamika geopolitik global.
Kepala Dinkopumdag Surabaya mengatakan kenaikan harga ini dipicu oleh naiknya harga minyak yang menjadi bahan baku plastik, akibat konflik di Timur Tengah.
Bagi konsumen, kondisi ini berpotensi berdampak langsung pada harga dan ketersediaan produk sehari-hari yang menggunakan kemasan plastik.
Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan menuturkan, kenaikan harga plastik terjadi imbas dari perang Amerika Serikat dan Iran.
PT ID FOOD mengalami kesulitan pasokan kemasan plastik akibat perang di Timur Tengah, yang berdampak pada rantai pasok pangan nasional dan program pemerintah.
Dirut Bos ID Food menyatakan kemasan plastik sangat penting untuk produk pangan seperti beras dan minyak goreng hingga pupuk.
Bos ID Food Ghimoyo menjelaskan kebutuhan plastik digunakan untuk berbagai hal, mulai dari beras, minyak goreng, bahkan pupuk juga butuh karung dari plastik.
Fluktuasi harga plastik akibat lonjakan harga minyak mempengaruhi berbagai sektor industri. Analisis dampak dan strategi mitigasi di pasar Indonesia.
Dampak konflik berkepanjangan di Timur Tengah merambat ke industri plastik.
Industri plastik terus mengupayakan diversifikasi sumber bahan baku plastik, seperti nafta.