EQUITYWORLD SSC : Tips Jitu Hindari Jebakan Pinjol dan Paylater Jelang Lebaran
Kemudahan akses pinjaman digital untuk masyarakat justru menyimpan risiko apabila tanpa perencanaan keuangan yang matang.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Kemudahan akses pinjaman digital untuk masyarakat justru menyimpan risiko apabila tanpa perencanaan keuangan yang matang.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan utang pinjaman online (pinjol) atau pembiayaan financial technology peer to peer (P2P) lending masyarakat Indonesia pada Januari 2026 mencapai Rp98,54 triliun. Angka...
OJK mengatakan laporan tersebut menjadi perhatian OJK dalam memperkuat perlindungan konsumen sektor jasa keuangan.
OJK telah menemukan dan menghentikan 951 pinjaman online ilegal serta dua penawaran investasi ilegal.
OJK mengungkapkan sebanyak sembilan dari 95 perusahaan pinjaman daring belum memenuhi ketentuan kewajiban ekuitas minimum sebesar Rp 12,5 miliar.
Total pembiayaan yang masih outstanding di industri peer to peer (P2P) lending hampir atau pinjol mencapai Rp 100 triliun.
OJK juga mengungkapkan rasio tingkat wanprestasi 90 hari (TWP90) atau indikator kredit macet fintech peer to peer landing (P2P) turut meningkat Januari 2026.
OJK memetakan pola peminjam pinjol yang salah kaprah hingga terjebak utang dan soroti maraknya iklan ilegal di media sosial.
OJK Institute mengungkapkan bahwa media sosial (FB, IG, TikTok) merupakan sarana paling berpengaruh dalam penyebaran iklan pinjol ilegal.