EWF | Malaysia Umumkan Perjanjian Dagang dengan AS Tak Berlaku
Perjanjian dagang antara Malaysia dan AS ditandatangani pada 26 Oktober 2025 oleh Perdana Menteri Datuk Seri Anwar Ibrahim dan Donald Trump.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Perjanjian dagang antara Malaysia dan AS ditandatangani pada 26 Oktober 2025 oleh Perdana Menteri Datuk Seri Anwar Ibrahim dan Donald Trump.
Malaysia menyatakan perjanjian perdagangan timbal baliknya dengan Amerika Serikat tidak lagi berlaku setelah putusan Mahkamah Agung AS membatalkan kebijakan tarif resiprokal.
Perjanjian dagang resiprokal dengan Amerika Serikat dinilai tidak seimbang karena beban terbesar ditanggung Indonesia
Keuntungan Indonesia dari perjanjian dagang resiprokal dengan Amerika Serikat terbatas pada komoditas tertentu. Sedangkan AS lebih terstruktur.
Empat organisasi masyarakat sipil mengajukan gugatan terhadap perjanjian perdagangan resiprokal Indonesia- AS (ART) ke Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta.
Kebijakan tarif perjanjian dagang Agreement on Reciprocal Tariff (ART) yang digagas Presiden Donald Trump berisiko melambungkan harga pangan.
Terkait perjanjian dagang ART 2026, pemerintah Indonesia disarankan untuk mengambil langkah strategis guna menjaga daya saing industri nasional.
Menko Airlangga menyatakan, pemerintah akan memastikan bahwa kepentingan umat dan kedaulatan ekonomi nasional terjaga dengan baik.
Danantara, INA dan Chandra Asri Group secara resmi menandatangani perjanjian investasi pembangunan pabrik CSSA senilai Rp3,37 triliun.
Danantara Indonesia dan INA resmi menyuntikkan dana sebesar USD 200 juta ke Chandra Asri Group untuk membangun fasilitas Caustic Soda dan EDC.