EWF | Harga Minyak Dunia Turun 1 Persen Jelang Perundingan AS-Iran di Doha
Harga minyak dunia melemah 1 persen pada Selasa (30/6) jelang perundingan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran di Doha, Qatar.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Harga minyak dunia melemah 1 persen pada Selasa (30/6) jelang perundingan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran di Doha, Qatar.
Pasar minyak memasuki babak baru setelah ketegangan di Timur Tengah mulai mereda.
Harga minyak dunia menguat meski Amerika Serikat dan Iran sepakat menghentikan serangan. Pasar masih mewaspadai risiko gangguan pasokan.
Ukraina perluas serangan drone jarak jauh ke kilang minyak Rusia di Krasnodar dan Yaroslavl guna mengganggu logistik militer Moskow.
Harga minyak dunia naik pada Senin (29/6) didorong aksi saling serang antara AS dan Iran kembali memicu kekhawatiran terhadap pasokan energi global.
Harga minyak dunia mulai kembali ke level sebelum perang setelah Amerika Serikat (AS) dan Iran menyepakati nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) untuk meredakan konflik.
Harga minyak mentah dunia turun ke level US$60-an per barel, memberikan harapan bagi ekonomi global.
Simak ulasan harga minyak dunia hari ini Sabtu 27 Juni 2026 dan faktor-faktor yang mempengaruhi.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memperkirakan harga minyak mentah dunia terus turun.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Harga minyak dunia kembali melemah hingga menyentuh level terendah sejak sebelum pecahnya konflik Iran. Pasar merespons pulihnya pasokan minyak dari Timur Tengah yang dinilai mampu meredakan...