EWF | Harga Minyak Turun ke US$71,88 usai OPEC+ Sepakati Kenaikan Produksi
Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat turun 11 sen atau 0,16 persen menjadi US$68,58 per barel.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat turun 11 sen atau 0,16 persen menjadi US$68,58 per barel.
Sebuah negara kecil di Amerika Selatan yang dulunya menyandang predikat salah satu negara termiskin, kini mendadak bertransformasi menjadi salah satu produsen minyak dengan pertumbuhan tercepat di dunia.
REPUBLIKA.CO.ID, DUBAI -- Iran mulai menjajaki kembali ekspor minyak mentah ke Jepang setelah memperoleh keringanan sanksi (waiver) dari Amerika Serikat (AS). Namun, calon pembeli di Jepang meminta masa berlaku waiver…
Langkah OPEC+ meningkatkan produksi di tengah produksi minyak mulai pulih seiring upaya Amerika Serikat bantu UEA dan negara OPEC lainnya ekspor minyak.
Pusat perdagangan minyak mentah global bergeser ke Asia, dipicu oleh lonjakan konsumsi di China dan India. Timur Tengah tetap sebagai pemasok utama.
Ukraina menyerang terminal minyak utama di St Petersburg, kota terbesar kedua di Rusia.
Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk sepekan ke depan diprediksi berada di level US$64,70 per barel dan resistance di level US$72,10 per barel.
Sektor energi Amerika Serikat (AS) ternyata menyimpan kerapuhan di tengah tensi tinggi geopolitik Timur Tengah.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengkonfirmasi pihaknya telah melancarkan serangan terhadap infrastruktur minyak di dekat St. Petersburg, kota terbesar kedua di Rusia.
Harga minyak dunia bergerak tipis sepekan terakhir seiring harapan tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran.