EWF | Sinyal Kuat Harga Minyak Dunia Naik Pekan Depan
Harga minyak mentah dunia (WTI & Brent) diprediksi kembali melonjak signifikan pekan depan, sementara indeks dolar AS bergerak dalam rentang terbatas.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Harga minyak mentah dunia (WTI & Brent) diprediksi kembali melonjak signifikan pekan depan, sementara indeks dolar AS bergerak dalam rentang terbatas.
Harga minyak mentah dunia melonjak tajam setelah Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali saling melancarkan serangan militer, memicu kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan energi global.
Iran memperluas ancaman terhadap kelancaran perdagangan global serta pasokan energi di dunia.
Ketegangan di Timur Tengah resmi memasuki fase paling berbahaya yang mengancam stabilitas ekonomi global.
Sejumlah ekonom menilai pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tidak semata-mata dipengaruhi oleh fluktuasi harga minyak mentah dunia, tetapi juga ditentukan oleh disiplin fiskal dan kualitas pengelolaan APBN.
Harga minyak dunia kembali naik 1 persen ke US$85 per barel pada Jumat (17/7) imbas konflik Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali memanas.
Harga minyak dunia kembali terkerek naik ke level US$ 80 per barel imbas memanasnya perang Iran-Amerika Serikat.
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan, pihaknya akan mengecek sumber minyak yang masuk ke Indonesia terkait impor minyak dari Rusia.
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengungkap Indonesia akan mengimpor 150 juta barel minyak mentah dari Rusia sebagai cadangan energi nasional.
Harga minyak dunia melonjak selama 4 hari berturut-turut pada hari Kamis (16/7), setelah gelombang baru serangan AS ke instalasi militer Iran.