EWF | Minyak Bergerak Datar, Selat Hormuz Mulai Beroperasi Lagi
Harga minyak dunia stagnan, dengan Brent di US$105,72 dan WTI di US$101,17. Situasi di Selat Hormuz mulai membaik, meski ketegangan tetap tinggi.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Harga minyak dunia stagnan, dengan Brent di US$105,72 dan WTI di US$101,17. Situasi di Selat Hormuz mulai membaik, meski ketegangan tetap tinggi.
Harga minyak dunia kembali menguat tipis pada perdagangan hari ini, Kamis (14/5/2026).
Penutupan Selat Hormuz akibat konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran telah memicu gangguan besar terhadap rantai pasok energi global.
Kenaikan harga minyak dunia seiring belum ada kesepakatan di Timur Tengah.
Menteri Perdagangan Budi Santoso menjelaskan kenaikan harga minyak goreng dipicu lonjakan harga CPO dan biaya distribusi. Simak data lengkap BPS dan SP2KP.
Simak ulasan harga minyak dunia hari ini di tengah memudarnya rencana kesepakatan damai AS dan Iran.
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengungkapkan kondisi minyak goreng di pasar.
CEO Saudi Aramco memperingatkan pasar minyak dunia baru pulih pada 2027 jika gangguan di Selat Hormuz terus berlanjut.
Pernyataan Donald Trump dan Benjamin Netanyahu soal Iran mendorong harga minyak melonjak lebih dari 40% sejak perang pecah.
Pengiriman minyak mentah Arab Saudi ke China diperkirakan turun tajam pada Juni 2026 menjadi sekitar 10 juta barel atau setara 333.000 barel per hari.