EWF | AS Tahan Serangan ke Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok 5%
Pasar energi global mendadak mengalami balik arah (u-turn) yang dramatis setelah AS menahan diri dari serangan baru terhadap Iran.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Pasar energi global mendadak mengalami balik arah (u-turn) yang dramatis setelah AS menahan diri dari serangan baru terhadap Iran.
Konflik geopolitik di Selat Hormuz yang mendorong kenaikan harga minyak dunia kini dinilai bukan satu-satunya ancaman bagi ekonomi global.
Selama sepekan, harga minyak dunia cenderung tertekan.
Harga minyak dunia menguat pada perdagangan terakhir Juli 2026.
Meskipun harga acuan merosot dalam beberapa hari terakhir, minyak mentah Brent dan WTI justru berada di jalur yang tepat untuk mencatatkan lonjakan harga mendekati 20% secara bulanan.
rump menandatangani perintah eksekutif yang memungkinkan pembatasan ekspor limbah industri tertentu.
Adapun harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun 87 sen atau 1,03 persen ke posisi US$83,59 per barel.
Harga minyak Brent turun hampir 2% ke US$ 89,03 per barel setelah Arab Saudi mengusulkan koalisi untuk mengamankan jalur pelayaran.
Harga minyak dunia melonjak lebih dari 7% setelah Donald Trump menyatakan akan memberikan respons keras terhadap dugaan serangan Iran yang menargetkan pasukan AS di Timur Tengah.
Harga minyak dunia melesat seiring ancaman Trump terhadap Iran dan meningkatnya kekhawatiran gangguan pasokan energi Timur Tengah.