EWF | Rupiah Ditutup Rp17.041 per Dolar AS Imbas Meluasnya Perang Timteng
Pelemahan rupiah disebabkan ketidakpastian situasi di Timur Tengah yang membuat harga minyak melonjak tajam.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Pelemahan rupiah disebabkan ketidakpastian situasi di Timur Tengah yang membuat harga minyak melonjak tajam.
IHSG merosot 76,53 poin atau 1,08% ke posisi 7.020,53. Senasib, indeks kelompok 45 saham unggulan (LQ45) juga terkoreksi 11,00 poin atau 1,53% ke posisi 707,96.
Harga minyak dunia kembali melonjak ke level US$115 per barel Senin (30/3) seiring meluasnya konflik ke Laut Merah usai Houthi di Yaman menyerang Israel.
Harga minyak Brent dan WTI kompak menguat pada awal perdagangan di Asia, Senin (30/3/2026).
Nilai tukar rupiah diprediksi akan terus mengalami tekanan hebat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pekan depan yang dimulai Senin (30/3/2026).
Dampak perang AS Israel dan Iran memicu kenaikan harga minyak dunia yang berdampak terhadap harga bensin. Berikut deretan negara yang naikkan harga bensin.
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso merespons dampak biaya logistik akibat perang di Timur Tengah terhadap harga pangan impor.
INACA memaparkan, lonjakan harga energi global hingga pelemahan nilai tukar rupiah berdampak terhadap biaya operasional. INACA pun mengusulkan hal ini.
Eskalasi perang di Timur Tengah ganggu pasokan bahan baku pupuk, Indonesia cari alternatif dari Asia Tengah.
Berikut pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat, (27/3/2026).