EQUITYWORLD SSC : Perjanjian Dagang AS-Indonesia Digugat ke PTUN Jakarta
Empat organisasi masyarakat sipil mengajukan gugatan terhadap perjanjian perdagangan resiprokal Indonesia- AS (ART) ke Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Empat organisasi masyarakat sipil mengajukan gugatan terhadap perjanjian perdagangan resiprokal Indonesia- AS (ART) ke Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta.
Kebijakan tarif perjanjian dagang Agreement on Reciprocal Tariff (ART) yang digagas Presiden Donald Trump berisiko melambungkan harga pangan.
Terkait perjanjian dagang ART 2026, pemerintah Indonesia disarankan untuk mengambil langkah strategis guna menjaga daya saing industri nasional.
Mari Elka mengungkapkan kritik terhadap RI terkait kesepakatan dagang dengan Amerika semakin deras setelah MA AS membatalkan kebijakan tarif Trump.
Airlangga menegaskan kesepakatan dagang dengan AS justru lahir karena posisi Indonesia yang kuat dalam neraca perdagangan dengan Negeri Paman Sam.
Realisasi tersebut lebih rendah dibandingkan Desember 2025 di mana negara mencatatkan surplus neraca perdagangan sebesar US$2,51 miliar.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2026 mencatat surplus sebesar 0,95 miliar dolar AS.
BPS melaporkan neraca dagang Indonesia surplus US$ 0,95 miliar pada Januari 2026, didorong oleh komoditi nonmigas. Ekspor naik, impor juga meningkat.
INDEF menilai kesepakatan dagang RI-AS tak seimbang karena Amerika menang telak, sementara industri tekstil, petani hingga peternak RI terpukul.
Perjanjian dagang Indonesia-AS menghapus tarif 99% barang AS, memberikan keuntungan besar bagi industri AS. Kerja sama mineral kritis juga disepakati.