EWF | Harga Emas Turun 1% karena Kekhawatiran Suku Bunga
Harga emas turun lebih dari 1% seiring meningkatnya kekhawatiran inflasi akibat kenaikan harga minyak yang berpotensi memicu suku bunga lebih tinggi.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Harga emas turun lebih dari 1% seiring meningkatnya kekhawatiran inflasi akibat kenaikan harga minyak yang berpotensi memicu suku bunga lebih tinggi.
Perang Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran mulai menambah tekanan baru bagi ekonomi Negeri Paman Sam.
Destry Damayanti mengungkap kenaikan BI Rate dilakukan salah satunya untuk membuat instrumen berbasis rupiah kembali menarik di mata investor.
Destry menekankan bahwa kenaikan BI-Rate bukan berarti bank sentral tidak mendukung pertumbuhan ekonomi.
Harga emas melemah dan menuju penurunan dua pekan beruntun di tengah penguatan dolar AS dan meningkatnya kekhawatiran inflasi.
Gubernur BI Perry Warjiyo optimistis nilai tukar rupiah dapat kembali menguat terhadap dolar Amerika Serikat pada Juli dan Agustus 2026.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (USD) ditutup menguat pada akhir perdagangan, Rabu (20/5/2026), naik 52 poin atau sekitar 0,29% ke level Rp17.653 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah ditutup menguat 52 poin ke level 17.654 per dolar AS. Respons BI menaikkan BI-Rate jadi 5,25% efektif jaga stabilitas nilai tukar.
Nilai tukar rupiah menguat 0,29 persen ke Rp17.645 per dolar AS pada perdagangan Rabu (20/5) sore.
Gubernur BI Perry Warjiyo menyatakan kenaikan suku bunga tersebut sebagai langkah lanjutan untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah.