EWF | The Fed Tahan Suku Bunga, Purbaya dan BI Beberkan Strategi Hari Ini
Pasar keuangan hari ini akan mencermati keputusan The Fed yang menahan suku bunga, rilis PMI Manufaktur China, inflasi PCE AS, serta data klaim pengangguran AS.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Pasar keuangan hari ini akan mencermati keputusan The Fed yang menahan suku bunga, rilis PMI Manufaktur China, inflasi PCE AS, serta data klaim pengangguran AS.
Bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed) kembali mempertahankan suku bunga di level 3,50-3,75%.
OJK menyatakan, penurunan suku bunga kredit tidak terjadi secara instan.
Bank Indonesia menahan suku bunga di 4,75% dan memperkuat intervensi pasar demi menjaga stabilitas rupiah di tengah ketidakpastian global dan tekanan ekonomi dunia.
BI disarankan menahan suku bunga sambil tetap bersikap wait and see serta memprioritaskan stabilitas rupiah dan ketahanan eksternal.
IHSG dibuka menguat pada perdagangan Senin pagi di Bursa Efek Indonesia, seiring sikap pelaku pasar yang masih menunggu arah kebijakan suku bunga dari Bank Indonesia.
Deposito perbankan tetap jadi pilihan investasi aman dengan imbal hasil stabil. BRI, BNI, dan Mandiri tawarkan suku bunga kompetitif April 2026.
Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengungkapkan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah memberikan persetujuan subsidi bunga pinjaman bagi Bulog.
Bapak Menteri Keuangan sudah memberikan green light bahwa Bulog diberikan subsidi bunga sebanyak 2%, ujar Rizal.
Bank Indonesia (BI) juga akan menaikkan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) untuk menstabilkan nilai tukar.