0 0
Read Time:1 Minute, 36 Second

Equityworld Futures | Harga Emas Dunia Melemah Tertekan Sinyal Kenaikan Suku Bunga The Fed

Equityworld Futures | Harga emas dunia melemah pada akhir perdagangan Kamis (18/6/2026) waktu setempat atau Jumat (19/6/2026) pagi WIB, tertekan oleh sinyal kebijakan moneter yang lebih hawkish dari bank sentral Amerika Serikat (AS) atau Federal Reserve (The Fed) serta penguatan dollar AS.

Mengutip Reuters, harga emas spot turun 0,8 persen menjadi 4.225,39 dollar AS per ons. Sementara harga kontrak emas berjangka AS merosot 3,1 persen ke level 4.245,90 dollar AS per ons.

Pelemahan harga emas terjadi setelah The Fed memutuskan mempertahankan suku bunga acuannya pada Rabu (17/6/2026). Namun, proyeksi terbaru menunjukkan 9 dari 19 pembuat kebijakan The Fed masih melihat perlunya kenaikan suku bunga sebelum akhir tahun.

Sinyal tersebut mendorong penguatan dollar AS hingga menyentuh level tertinggi dalam satu tahun. Kondisi ini membuat emas yang diperdagangkan dalam dollar AS menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya sehingga menekan permintaan.

Wakil Presiden sekaligus Senior Metals Strategist Zaner Metals, Peter Grant, mengatakan perubahan sikap The Fed menjadi faktor utama yang membebani harga emas.

“Hal yang paling signifikan adalah perubahan arah The Fed yang lebih hawkish kemarin. Itu membuat dollar AS mencapai level tertinggi baru tahun ini, yang membuat emas berada di bawah tekanan,” kata Grant.
Berdasarkan CME FedWatch Tool, pasar kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga The Fed pada Desember 2026 mencapai 85 persen. Angka itu meningkat dibandingkan estimasi 61 persen sebelum pernyataan kebijakan terbaru The Fed dirilis.

Emas yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset) umumnya kurang diminati ketika suku bunga tinggi karena investor dapat memperoleh return yang lebih menarik dari instrumen berbasis bunga.

Selain faktor suku bunga, kesepakatan gencatan senjata sementara antara AS dan Iran juga turut memengaruhi pergerakan pasar. Kesepakatan itu meredakan kekhawatiran inflasi yang sebelumnya dipicu oleh konflik di Timur Tengah dan lonjakan harga energi

Profil Perusahaan
Ilustrasi Transaksi
Legalitas Bisnis
Hubungi Kami

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By ewfssc

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *