0 0
Read Time:1 Minute, 39 Second

Equityworld Futures | Harga Emas Dekati US$ 4.000, Bakal Jebol?

Equityworld Futures | Harga emas dunia kembali tertekan tajam dan kini semakin mendekati level psikologis US$ 4.000 per ons troi. Kombinasi lonjakan inflasi Amerika Serikat (AS), kenaikan imbal hasil obligasi, serta memanasnya konflik AS-Iran membuat logam mulia kehilangan daya tarik meski ketidakpastian geopolitik meningkat.

Harga emas hari ini terlihat jatuh 0,73% ke level US$ 4.044,04 per ons troi saat berita ditulis. Pada perdagangan Rabu (10/6/2026), harga emas spot merosot 4,26% ke kisaran US$ 4.078 per ons troi. Sementara itu, harga perak spot turun 2,66% menjadi US$ 63,61 per ons troi.

Dikutip dari Kitco, tekanan terhadap emas muncul setelah data menunjukkan inflasi AS pada Mei naik 0,5% secara bulanan dan 4,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Di sisi lain, inflasi inti yang tidak memasukkan komponen makanan dan energi meningkat 0,2% secara bulanan dan 2,9% secara tahunan.

Kenaikan harga energi menjadi salah satu pendorong utama inflasi. Harga energi melonjak 23,5% dibandingkan tahun sebelumnya, sementara harga bensin melesat 40,5%. Kondisi tersebut memicu kekhawatiran bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama atau bahkan kembali menaikkannya.

Bagi emas yang tidak memberikan imbal hasil, kenaikan suku bunga dan menguatnya imbal hasil obligasi AS menjadi sentimen negatif karena meningkatkan daya tarik instrumen investasi berbunga.

Pasar juga terus mencermati perkembangan konflik antara AS dan Iran yang kembali memanas dalam beberapa hari terakhir. Selat Hormuz, jalur penting perdagangan energi dunia, menjadi pusat perhatian investor global.

Presiden AS Donald Trump menyatakan kemungkinan serangan lanjutan terhadap Iran masih terbuka. Militer AS juga dilaporkan kembali mengambil tindakan terhadap kapal yang diduga mengangkut minyak Iran.

Biasanya, ketegangan geopolitik akan mendorong permintaan terhadap emas sebagai aset safe haven. Namun kali ini pasar lebih fokus pada dampak konflik terhadap inflasi dan harga energi. Akibatnya, harga minyak dunia melonjak, imbal hasil obligasi AS menguat, sementara emas justru terus tertekan.

Profil Perusahaan
Ilustrasi Transaksi
Legalitas Bisnis
Hubungi Kami

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By ewfssc

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *