0 0
Read Time:2 Minute, 8 Second

Equityworld Futures | Harga Emas Mengenaskan: Jatuh ke Level US$ 4.800, Terendah 2 Minggu

Equityworld Futures | Harga emas dan perak kembali jatuh terdapat kabar damai dari Menteri Luar Negeri Iran, yang mengatakan kemajuan telah dicapai dalam pembicaraan nuklir dengan Amerika Serikat (AS) di Jenewa.

Pada perdagangan Selasa (17/2/2026), harga emas dunia turun 2,3% di level US$4.877 per troy ons.Pelemahan ini memperpanjang derita emas dengan melemah 3,3% dalam dua hari beruntun. Harga penutupan kemarin juga menjadi yang terendah sejak 5 Februari atau dalam dua pekan.

Pada perdagangan hari ini Rabu (18/2/2026) hingga pukul 06.27 WIB, harga emas dunia di pasar spot melemah 0,004% di posisi US$4.877,06 per troy ons.

Harga emas turun lebih dari 2% pada Selasa karena tanda-tanda kemajuan dalam pembicaraan AS-Iran mendorong investor menjauh dari aset safe-haven, sementara dolar yang lebih kuat menambah tekanan untuk menjual.

Pada perdagangan Selasa (17/2/2026), indeks dolar AS (DXY) lompak dengan penguatan 0,25% di level 97,15. Dolar AS yang naik membuat emas batangan yang dihargai dalam mata uang tersebut lebih mahal bagi pembeli luar negeri.

“Pasar bullish perlu diberi umpan fundamental baru secara berkala dan dengan pasar emas dan perak, belakangan ini kurang ada berita fundamental bullish baru untuk mendorong harga lebih tinggi,” ujar Jim Wyckoff, analis senior di Kitco Metals.

Iran dan Amerika Serikat mencapai kesepahaman tentang prinsip-prinsip panduan utama dalam putaran kedua pembicaraan nuklir di Jenewa pada hari Selasa, tetapi masih banyak pekerjaan yang perlu dilakukan, ujar Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi.

Para negosiator dari Ukraina dan Rusia juga berkumpul di Jenewa selama dua hari untuk pembicaraan perdamaian yang dimediasi AS.

Wyckoff mengatakan pembicaraan tersebut menggarisbawahi dampak negatif bagi emas dan perak.

“Jika AS dapat menghindari serangan terhadap Iran, kecemasan pasar akan mereda dan itu akan berdampak negatif bagi emas dan perak sebagai aset safe-haven, dan hal yang sama berlaku untuk pembicaraan Rusia-Ukraina,” tambahnya.

Investor sedang menunggu risalah dari pertemuan The Federal Reserve (FOMC) bulan Januari, yang akan dirilis pada hari Rabu, dan laporan Pengeluaran Konsumsi Pribadi AS untuk bulan Desember, yang akan dirilis pada hari Jumat, untuk mendapatkan petunjuk tentang prospek suku bunga bank sentral AS. Pasar sejauh ini mengantisipasi penurunan suku bunga pertama tahun ini akan terjadi pada bulan Juni.

Emas yang tidak memberikan imbal hasil cenderung berkinerja baik dalam lingkungan suku bunga rendah.

Banyak pasar Asia tutup pada hari Selasa karena liburan Tahun Baru Imlek, termasuk China daratan, Hong Kong, Taiwan, Korea Selatan, dan Singapura.

Profil Perusahaan
Ilustrasi Transaksi
Legalitas Bisnis
Hubungi Kami

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By ewfssc

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *