Equityworld Futures SSC Jakarta – Informasi terbaru terkait Dirut Pertamina Siap Bersihkan Oknum di Proyek RDMP Balikpapan yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
“Marilah kita melakukan pekerjaan besar ini sebagai bagian pengabdian kita kepada negara,” ucap Simon..
Presiden menekankan pentingnya integritas dalam pengelolaan perusahaan dengan aset besar..
Infrastruktur terintegrasi RDMP Balikpapan telah diresmikan Presiden Prabowo Subianto beberapa saat lalu.
Simon menjelaskan, setelah unit Residue Fluid Catalytic Cracking (RFCC) rampung, masih ada pembangunan Naptha Block yang ditargetkan selesai pada kuartal IV 2026.
Komitmen itu disampaikan Simon dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR RI bersama jajaran subholding Pertamina, Rabu (11/2/2026).
Pada tahap tersebut, produksi BBM akan menghasilkan kualitas standar Euro 5..
DPR juga mendorong penegakan hukum terhadap penyalahgunaan BBM subsidi. meminta jawaban tertulis yang komprehensif dalam tujuh hari kerja..
Targetnya bukan sekadar peningkatan kapasitas, melainkan mendorong pengurangan impor. menghasilkan BBM yang lebih ramah lingkungan..
Proyek ini dijalankan secara bertahap. mengikuti proses teknologi bersama licensor.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri menegaskan komitmennya membersihkan oknum yang memanfaatkan proyek-proyek besar di lingkungan perseroan, termasuk Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan.
Ia juga menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto saat peresmian infrastruktur terintegrasi tersebut.
Dalam rapat tersebut, Komisi VI DPR RI meminta Pertamina memperkuat mitigasi risiko disrupsi bisnis, memaksimalkan rantai pasok kilang. logistik, serta mempercepat sinergi pengambilan keputusan.
“Saat ini adalah fase akhir commissioning. start-up.
Fasilitas tersebut mencakup Terminal Lawe-Lawe dengan tambahan kapasitas penyimpanan (storage) minyak mentah sebesar 1 juta barel sehingga total menjadi 2 juta barel, kilang Balikpapan yang memasuki tahap akhir commissioning, serta Terminal Tanjung Batu untuk distribusi..
Menurut Simon, kapal Very Large Crude Carrier (VLCC) sudah dapat membongkar muatan di Lawe-Lawe. menyalurkan minyak mentah ke kilang.
Proyek strategis tersebut, kata dia, harus dijalankan sebagai bentuk pengabdian kepada negara..
Produk hasil olahan juga telah dapat dikirim ke Terminal Tanjung Batu untuk distribusi..
Ini tugas. tanggung jawab kita semua,” ujarnya..
Hal ini disebabkan oleh dinilai krusial untuk mengurangi ketergantungan impor BBM serta meningkatkan kualitas produksi hingga standar Euro 5. sehingga RDMP Balikpapan menjadi sorotan.
“Seandainya masih ada pihak-pihak yang memanfaatkan keadaan ini atau mungkin mencari keuntungan berkaitan dengan pekerjaan-pekerjaan di proyek besar ini, itulah yang sama-sama akan kami komitmen untuk membersihkan. merapikan,” kata Dirut Pertamina di Jakarta, dikutip Kamis (12/2/2026)..
Perkembangan terkait Dirut Pertamina Siap Bersihkan Oknum di Proyek RDMP Balikpapan akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Sumber artikel: Sumber Asli
Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
Perhatian: Trading futures mengandung risiko kerugian. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.
Baca juga:
- Equityworld Futures | Prediksi Harga Emas Tembus Rp 2 Juta Segram, Kapan?
- Equityworld Futures | Kepada Pemilik Emas: Silahkan Pesta & Bersiaplah Sambut Rekor US$3.000
