0 0
Read Time:2 Minute, 28 Second

Equityworld Futures SSC Jakarta – Informasi terbaru terkait Aturan Pajak Baru Trump: Batasi Subsidi Energi Bersih Jika Pakai Komponen China yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

“Ada banyak sekali proyek yang masih belum jelas, jadi adanya klarifikasi tentu akan lebih membantu daripada merugikan,” kata kepala strategi untuk Solar Energy Manufacturers for America Coalition, Yogin Kothari..

Presiden AS Donald Trump mengeluarkan UU Pajak baru yang membatasi perusahaan mengeklaim subsidi energi bersih jika terlalu bergantung pada peralatan buatan China.

Pembayar pajak dapat menggunakan persentase biaya yang ditentukan IRS untuk komponen guna menentukan apakah fasilitas atau komponen memenuhi ambang batas kelayakan.

Dalam pengumuman publik yang diunggah di situs resmi, Layanan Pendapatan Internal Kementerian Keuangan (IRS) menjabarkan rumus. prosedur untuk menentukan apakah sebuah proyek atau menerima bantuan material dari entitas terlarang..

Menindaklanjuti aturan itu, Kementerian Keuangan AS mengumumkan aturan sementara untuk menegakkannya..

Hal ini disebabkan oleh dinilai terlalu bergantung pada rantai pasokan China. sehingga Trump memanfaatkan masa jabatan keduanya untuk menghambat perluasan teknologi energi bersih yang dia kritik.

Aturan hukum Trump itu secara spesifik mencegah perusahaan yang dimiliki atau dipengaruhi oleh perusahaan China mengakses kredit. membatasi penggunaan komponen atau tenaga kerja yang bersumber dari perusahaan China.

Aturan itu telah ditunggu-tunggu oleh para pengembang proyek tenaga surya. angin serta pemilih pabrik sejak Trump mengesahkan UU One Beautiful Bill Act pada Juli 2025 lalu.

Dikutip dari Reuters, Jumat (13/2), UU Pajak baru itu mempercepat berakhirnya banyak kredit pajak bersih yang dikeluarkan di era pemerintahan Joe Biden. memperkenalkan persyaratan kompleks yang dimaksudkan mengurangi ketergantungan AS pada rantai pasokan yang dikontrol oleh apa yang disebut “entitas asing terlarang”, yaitu di antaranya China, Rusia, Iran, dan Korea Utara..

China sejauh ini merupakan produsen komponen energi surya terbesar di dunia..

Sebelumnya, pembatasan untuk entitas asing hanya berlaku untuk kredit pajak kendaraan ramah lingkungan..

Pihak berwenang meminta masukan publik selama 45 hari untuk panduan selanjutnya..

IRS mengatakan aturan sementara itu dapat digunakan sampai mereka mengusulkan peraturan formal.

Mereka juga dapat mengandalkan sertifikasi pemasok bahwa peralatan atau material tersebut memenuhi syarat..

Meski manufaktur panel surya. baterai domestik telah meningkat secara dramatis beberapa tahun belakangan, produsen masih sangat bergantung pada input dan komponen yang dibuat di luar negeri, seringkali oleh perusahaan China.

Aturan itu berlaku untuk kredit pajak yang menguntungkan manufaktur energi bersih. pembangkit tenaga listrik..

Perkembangan terkait Aturan Pajak Baru Trump: Batasi Subsidi Energi Bersih Jika Pakai Komponen China akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.

Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.

Perhatian: Trading futures mengandung risiko kerugian. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *