Equityworld Futures SSC Jakarta – Informasi terbaru terkait Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp16.785 yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Penyerapan tenaga kerja terbesar terjadi di sektor perawatan kesehatan, bantuan sosial,. Selain itu, konstruksi, sementara sektor keuangan serta pemerintahan mencatat penurunan tenaga kerja..
Kondisi tersebut pada akhirnya menopang greenback. Selain itu, menambah tekanan pada mata uang negara berkembang, termasuk rupiah..
Tingkat pengangguran turun tipis menjadi 4,3% pada Januari 2026, lebih baik dibandingkan Desember yang sebesar 4,4% serta di bawah ekspektasi pasar..
Data yang solid ini memperkuat persepsi ekonomi AS masih cukup tangguh, sehingga mendorong aliran dana kembali ke aset berdenominasi dolar.
Dolar menguat setelah rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang lebih kuat dari perkiraan..
Penguatan ini melanjutkan pergerakan pada perdagangan sebelumnya, ketika DXY ditutup menguat tipis di posisi 96,834..
Angka ini jauh melampaui ekspektasi pasar yang memperkirakan penambahan 70.000 pekerjaan, sekaligus lebih tinggi dibanding revisi data Desember yang sebesar 48.000 pekerjaan..
Pelemahan ini terjadi setelah pada perdagangan sebelumnya, Rabu (11/2/2026), rupiah ditutup menguat 0,09% di level Rp16.775/US$, sekaligus memperpanjang tren positif rupiah yang telah menguat dalam tiga hari perdagangan beruntun..
// .
Laporan terbaru Biro Statistik Tenaga Kerja AS menunjukkan ekonomi Negeri Paman Sam menambah 130.000 pekerjaan baru atau nonfarm payrolls (NFP) pada Januari 2026.
Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 09.00 WIB terpantau berada di zona hijau dengan penguatan 0,02% ke level 96,852.
Melansir data Refinitiv, rupiah dibuka di posisi Rp16.785/US$ atau terdepresiasi 0,06%.
Jakarta, CNCB Indonesia – Nilai tukar rupiah dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di pembukaan perdagangan pagi ini, Kamis (12/2/2026)..
Seiring lonjakan penciptaan lapangan kerja tersebut, tingkat pengangguran AS juga membaik.
Pergerakan rupiah hari ini diperkirakan masih akan dipengaruhi sentimen eksternal, terutama dinamika dolar AS di pasar global.
Perkembangan terkait Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp16.785 akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Sumber artikel: Sumber Asli
Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
Perhatian: Trading futures mengandung risiko kerugian. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.
Baca juga:
- Equityworld Futures | Bank Sentral Ramai-Ramai Borong Emas Sepanjang 2025
- Wall Street Ditutup Menguat karena Saham-Saham Teknologi
