Equityworld Futures SSC Jakarta – Informasi terbaru terkait Kesal Jalan Rusak, Warga Pati Pakai Duit-Tenaga untuk Perbaiki Sendiri yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Deddy pun berharap Dinas Pekerjaan Umum. Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati segera melakukan perbaikan permanen dengan kualitas yang bagus agar jalan tak cepat rusak lagi..
Setelah itu, pihaknya akan melakukan pengaspalan..
Setelahnya, urukan material itu diratakan. dipadatkan dengan alat stamper..
Hari ini tadi kebetulan aspal hotmix-nya tidak berproduksi.
“Kami berharap pemerintah dalam hal ini (Bidang) Bina Marga (DPUTR Pati) mengatakan dengan jelas, dengan tegas, ‘Saya tidak ada dana’. biarkan kami masyarakat bekerja secara swadaya untuk menambal jalan,” tegasnya..
“Rencana besok kalau ada AMP (asphalt mixing plant) hotmix yang buka akan ditambal aspal hotmix.
Menurutnya, aksi ini merupakan bentuk akumulasi kemarahan warga atas perlakuan pemerintah yang disebut mengabaikan kerusakan jalan tersebut, mengingat kerusakan jalan itu sudah banyak mencelakakan pengguna jalan..
Warga Desa Blaru, Kecamatan/Kabupaten Pati, terpaksa merogoh kocek pribadi untuk memperbaiki jalan Pati-Purwodadi di Perempatan Pentol yang rusak parah, Rabu (11/2/2026)..
Menurutnya, jalan kabupaten itu sudah rusak parah selama berbulan-bulan.
Hal ini disebabkan oleh menggunakan material grosok biasa yang mudah rusak jika terkena hujan. sehingga Meski beberapa kali ditambal, jalan cepat rusak lagi.
Ia juga meminta dinas terkait berterus terang jika tidak memiliki dana, agar masyarakat bisa swadaya memperbaiki jalan..
Hal ini disebabkan oleh pemerintah tak kunjung memperbaiki jalan yang sudah rusak berbulan-bulan. telah mencelakakan banyak orang itu. sehingga Mereka kesal.
Pantauan kumparan di lokasi, belasan warga terlihat bahu-membahu mengangkut material penambal jalan dari sebuah pikap. motor roda tiga..
Apalagi, perbaikan tersebut rupanya tak dibarengi dengan pengaspalan..
Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga DPUTR Pati, Hasto Utomo, mengatakan terkait perbaikan jalan di selatan Pentol, Desa Blaru, pihaknya melakukan pengurugan base course terlebih dahulu untuk sementara.
(Jalan rusak) sudah lama, sebulan lebih kira-kira (dari penambalan terakhir),” ungkapnya..
Mereka langsung mendatangi lokasi dengan membawa material grosok. melakukan penambalan..
Deddy mengatakan, upaya swadaya warga itu rupanya membuat DPUTR Pati “kebakaran jenggot”.
Warga Blaru, Deddy Gunawan, mengaku mengeluarkan biaya Rp 7 juta untuk memperbaiki jalan sepanjang 1 kilometer tersebut..
Namun, menurut Deddy, penambalan tersebut kualitasnya buruk. akan cepat rusak lagi jika terkena hujan.
Ya kurang-lebih sekitar Rp 7 jutaan,” ungkap dia..
Mudah-mudahan besok berproduksi biar bisa dilanjut penambalan aspalnya,” ucapnya..
Mereka menguruk jalan berlubang dengan lebar. kedalaman bervariasi menggunakan batu dan base course.
“Sementara ini kami masih tanggung pribadi, tapi warga bersama-sama membantu tenaganya.
Baru bergerak setelah saya teriak-teriak, saya viralkan,” katanya..
“Ini setelah warga bergerak, dari PU baru turun.
“Dengan kualitas perbaikan sementara ini, nggak bisa seperti ini, pasti ngelotok lagi, rusak lagi.
Tambal sulam saja yang asal-asalan,” beber dia..
Perkembangan terkait Kesal Jalan Rusak, Warga Pati Pakai Duit-Tenaga untuk Perbaiki Sendiri akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Sumber artikel: Sumber Asli
Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
Perhatian: Trading futures mengandung risiko kerugian. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.
Baca juga:
- Equityworld Futures | Harga Emas Meroket, Tembus Level Kunci
- Demutualisasi Bursa Bisa Bikin Market Cap Naik Dua Kali Lipat
