0 0
Read Time:2 Minute, 13 Second

Equityworld Futures SSC Jakarta – Informasi terbaru terkait 2025, Laba Bank Permata (BNLI) Naik Tipis ke Rp3,58 Triliun yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Hal ini tercermin dari beban kerugian penurunan nilai aset keuangan alias impairment membengkak 16,93% yoy menjadi Rp1,78 triliun.

(BNLI) atau Permata Bank mencatatkan laba bersih tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik sebesar Rp3,58 triliun sepanjang 2025.

Bank milik Bangkok Bank ini juga mencatatkan risiko yang meningkat.

Total Aset Bank naik sebesar 3,6% yoy menjadi Rp268,3 triliun pada posisi December 2025 dibandingkan dengan posisi akhir tahun sebelumnya..

Pada fungsi intermemdiasi, penyaluran kredit meningkat sebesar 5,5% yoy menjadi Rp163,3 triliun sepanjang 2025.

Itu diiringi kualitas kredit yang terjaga, dengan rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) Gross pada level 2,1%. Selain itu, NPL net 0,24%..

Perolehan itu hanya naik tipis 0,6% secara tahunan atau year on year (yoy) dari setahun sebelumnya..

Rusli, Direktur Utama Permata Bank dalam keterangannya, Kamis (12/2/2026)..

Sejumlah beban pun meningkat, membuat pendapatan operasional BNLI turun 4,02% menjadi Rp5,40 triliun..

Rasio perbandingan pinjaman terhadap simpanan atau Loan-to-Deposit (LDR) tercatat sebesar 84,5% pada akhir tahun 2025..

Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bank Permata Tbk.

Dari sisi pendanaan, simpanan nasabah meningkat 3,9% yoy menjadi Rp192,8 triliun, terutama didorong oleh pertumbuhan dana murah (CASA) sebesar 20,1%.

Rasio CASA Bank pun tercatat naik menjadi 63,9%, dibandingkan 55,3% pada periode yang sama tahun lalu..

Alhasil, pendapatan bunga bersih turun 1,96% menjadi Rp10,02 triliun sepanjang tahun 2025..

Sementara itu, cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) tercatat sebesar 4,79%..

Berdasarkan laporan keuangannya, pendapatan bunga turun menjadi Rp17,03 triliun, sementara beban bunga naik menjadi Rp7,01 triliun.

“Melalui penguatan kapabilitas digital, inovasi produk,. Selain itu, peningkatan kualitas layanan secara berkelanjutan, kami membangun bank yang bertumbuh secara bertanggung jawab, tetap dekat dengan nasabah, dan menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Meliza M.

Perkembangan terkait 2025, Laba Bank Permata (BNLI) Naik Tipis ke Rp3,58 Triliun akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.

Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.

Perhatian: Trading futures mengandung risiko kerugian. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *