0 0
Read Time:1 Minute, 59 Second

Equityworld Futures SSC Jakarta – Informasi terbaru terkait Bursa Asia Menguat, Beda Arah dengan Wall Street yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Sementara itu, pasar Jepang libur seiring perayaan hari libur nasional..

Mengutip CNBC.com, laporan penjualan ritel AS Desember menunjukkan belanja konsumen stagnan, jauh di bawah ekspektasi kenaikan 0,4% secara bulanan.

Sementara itu, indeks harga produsen (PPI) China diproyeksikan masih berada di zona deflasi untuk bulan ke-40 berturut-turut, di kisaran -1,5%, meski membaik dari -1,9% bulan sebelumnya..

Di Asia, perhatian pelaku pasar tertuju pada data inflasi China Januari.

Korea Selatan juga melanjutkan tren kenaikan, di mana indeks Kospi naik tipis. berpeluang mencatatkan kenaikan hari ketiga beruntun, sementara indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq turut menguat..

Inflasi konsumen diperkirakan melandai ke 0,4% dari 0,8% pada Desember.

Sebaliknya, Wall Street ditutup bervariasi pada perdagangan semalam.

Data tersebut memicu kehati-hatian investor di Wall Street. menekan indeks saham teknologi..

Australia menjadi salah satu penopang, dengan indeks S&P/ASX 200 menguat sekitar 0,9% di awal sesi..

Sejumlah bursa Asia mencatat pergerakan positif pada awal perdagangan.

Jakarta, CNBC IndonesiaΒ β€” Pasar saham Asia-Pasifik dibuka menguat pada perdagangan Rabu (11/2/2026), melanjutkan reli meski sentimen global masih dibayangi kekhawatiran terkait kecerdasan buatan (AI) serta data ekonomi Amerika Serikat yang melemah..

Di Hong Kong, kontrak berjangka Hang Seng berada di atas level penutupan sebelumnya, mengindikasikan potensi pembukaan yang stabil hingga menguat.

Indeks S&P 500 terkoreksi 0,33%, sedangkan Nasdaq Composite turun 0,59% seiring tekanan pada saham-saham teknologi di tengah isu AI..

Namun, Dow Jones Industrial Average justru naik 0,1%. menorehkan rekor penutupan baru di 50.188,14, setelah sebelumnya menembus level psikologis 50.000 untuk pertama kalinya pekan lalu..

Perkembangan terkait Bursa Asia Menguat, Beda Arah dengan Wall Street akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.

Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.

Perhatian: Trading futures mengandung risiko kerugian. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *