0 0
Read Time:2 Minute, 39 Second

Equityworld Futures SSC Jakarta – Informasi terbaru terkait Rupiah Menguat 0,39% ke Rp16.795/US$ Usai Pelantikan Thomas Djiwandono yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Thomas menyatakan kesiapan menjalankan amanah tersebut, seraya menegaskan komitmennya memperkuat kredibilitas kebijakan. Selain itu, stabilitas, termasuk melalui strategi tematik “GERAK” yang menitikberatkan pada tata kelola kredibel, efektivitas kebijakan, resiliensi sistem keuangan, sinergi fiskal-moneter, serta keberlanjutan transformasi keuangan..

Rupiah bergerak dalam rentang Rp16.794-Rp16.870 per US$..

Dolar melemah jelang rangkaian rilis data penting ekonomi AS, mulai dari penjualan ritel, inflasi, hingga laporan tenaga kerja yang sebelumnya tertunda. Selain itu, dijadwalkan keluar pada Rabu mendatang..

Di sisi lain, pasar juga mulai menambah taruhan pelonggaran kebijakan dari The Federal Reserve tahun ini.

Tekanan pada dolar tercermin dari pergerakan DXY yang melemah, mengindikasikan pelaku pasar melakukan aksi jual pada aset berdenominasi dolar.

Penguatan rupiah pada awal pekan ini ditopang sentimen eksternal seiring melemahnya dolar AS di pasar global.

Selain itu, BI juga baru saja melantik Deputi Gubernur BI Thomas Djiwandono pada Senin (9/2/2026) di hadapan Ketua Mahkamah Agung Sunarto, berdasarkan surat Presiden Prabowo Subianto, untuk masa jabatan 2026-2031..

BI menyebut peningkatan keyakinan konsumen bersumber dari persepsi terhadap kondisi ekonomi saat ini maupun ekspektasi ke depan, yang sama-sama berada di level optimistis. Selain itu, meningkat dibandingkan periode sebelumnya..

Pelemahan ini melanjutkan penurunan pada penutupan perdagangan sebelumnya, ketika DXY turun 0,20%..

Penguatan ini sekaligus membalikkan tren rupiah yang sebelumnya melemah dalam tiga hari perdagangan beruntun..

Kondisi tersebut membuka ruang penguatan bagi sejumlah mata uang lain, termasuk rupiah..

// .

Kenaikan ini mencerminkan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi yang membaik serta prospek ke depan yang semakin optimistis..

Merujuk data Refinitiv, rupiah menguat 0,39% ke posisi Rp16.795/US$.

Kontrak Fed funds futures kini mencerminkan probabilitas 19,9% untuk pemangkasan suku bunga 25 basis poin pada pertemuan The Fed 17-18 Maret, naik dari 18,4% pada Jumat, mengacu pada CME Group FedWatch Tool..

Sepanjang perdagangan, rupiah sejatinya sudah dibuka menguat tipis 0,03% di level Rp16.855/US$ sebelum terus menguat hingga penutupan.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 15.00 WIB terpantau berada di zona merah dengan koreksi 0,25% ke level 97,388.

Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan awal pekan ini, Senin (9/2/2026), seiring pelemahan dolar di pasar global..

Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) merilis Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Januari 2026 yang kembali naik ke level 127, lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya..

Perkembangan terkait Rupiah Menguat 0,39% ke Rp16.795/US$ Usai Pelantikan Thomas Djiwandono akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.

Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.

Perhatian: Trading futures mengandung risiko kerugian. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *