0 0
Read Time:8 Minute, 54 Second

Equityworld Futures SSC Jakarta – Informasi terbaru terkait Catat Fundamental Solid, Bank Mandiri Perkuat Intermediasi yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Sementara itu, pada pilar Sustainability Beyond Banking, fokus Bank Mandiri diarahkan pada perluasan inklusi keuangan. Selain itu, dampak sosial yang terukur.

“Keberlanjutan kami posisikan sebagai fondasi strategi bisnis agar setiap pertumbuhan yang kami dorong mampu menciptakan dampak nyata serta nilai tambah bagi masyarakat. Selain itu, lingkungan, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi nasional,” pungkas Riduan..

Pendekatan ini memungkinkan Bank Mandiri menjaga momentum pertumbuhan kredit sekaligus memastikan kualitas aset tetap terjaga,” ujar Riduan dalam keterangan tertulis dikutip Minggu (8/2/2026)..

Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan mengatakan, pertumbuhan yang merata tersebut mencerminkan efektivitas strategi penguatan ekosistem pembiayaan yang dijalankan perseroan..

Secara akumulasi, kontribusi pajak Bank Mandiri mencapai Rp277 triliun dari tahun 2000 ke 2025.

Hingga akhir 2025, Livin’ by Mandiri telah digunakan oleh 37,2 juta pengguna untuk mendukung aktivitas perbankan harian, meningkat 27% secara tahunan, dengan tingkat akuisisi sekitar 25 ribu pengguna per hari.

Pada sisi wholesale, Kopra by Mandiri sebagai wholesale digital super platform memperkuat posisi Bank Mandiri sebagai solusi digital satu pintu bagi nasabah korporasi, institusi, hingga pelaku usaha melalui platform yang terintegrasi.

“Kami terus mendorong pembiayaan yang selektif. Selain itu, terukur di seluruh segmen, dengan fokus pada sektor produktif yang mendorong ekonomi kerakyatan dan perluasan lapangan kerja.

Optimalisasi kanal digital mendorong peningkatan aktivitas transaksi nasabah ritel maupun pelaku usaha, sekaligus memperluas basis layanan bernilai tambah yang berkelanjutan..

Bank Mandiri memperkuat peran ESG melalui tiga pilar utama, yakni Sustainable Banking, Sustainable Operation,. Selain itu, Sustainability Beyond Banking sebagai bagian dari strategi bisnis dan operasional perusahaan.

Pada agenda pembangunan sosial. Selain itu, ketahanan pangan, Bank Mandiri turut mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pembiayaan kepada 147 mitra pelaksana, disertai penguatan tata kelola keuangan yang akuntabel.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi di tahun 2025 mencapai 5,11% secara tahunan, mencerminkan daya tahan perekonomian Indonesia di tengah tantangan global di dukung kebijakan pemerintah yang akomodatif..

Di sisi lain, pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial. Selain itu, Lingkungan (TJSL) juga dirancang untuk menyasar masyarakat yang kurang terlayani, di mana hal ini selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs)..

Hingga akhir Desember 2025, portofolio pembiayaan berkelanjutan bank berkode emiten BMRI ini mencapai Rp316 triliun, atau tumbuh 8% secara tahunan, dengan rincian pembiayaan hijau sebesar Rp166 triliun. Selain itu, pembiayaan sosial sebesar Rp150 triliun.

Pada tahun lalu, Bank Mandiri telah membayarkan pajak sekitar Rp27 triliun dengan tren yang terus meningkat dari tahun ke tahun.

“Pertumbuhan ini sejalan dengan penguatan ekosistem layanan keuangan Bank Mandiri yang semakin terintegrasi, didukung sinergi yang terintegrasi antar kanal digital. Selain itu, transaksi nasabah yang mampu mengakselerasi penghimpunan dana murah sebagai basis pendanaan yang unggul dan berkelanjutan,” imbuh Riduan..

Bank berlogo pita emas ini menegaskan, akselerasi layanan digital terus menjadi pengungkit utama pertumbuhan kinerja Bank Mandiri sepanjang 2025 melalui penguatan ekosistem layanan keuangan yang terintegrasi.

Penguatan profitabilitas juga berasal dari diversifikasi sumber pendapatan.

Realisasi kredit tersebut ditopang oleh pertumbuhan yang merata di seluruh segmen bisnis sejalan upaya Bank Mandiri berkontribusi untuk perekonomian nasional, ekonomi kerakyatan serta penciptaan lapangan kerja.

Sejalan dengan akselerasi ekonomi tersebut, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) turut konsisten mempertahankan fundamental keuangan solid sepanjang 2025, didukung penguatan ekosistem finansial serta akselerasi layanan digital yang menyeluruh.

Sejalan dengan itu, Bank Mandiri secara konsisten menjalankan perannya sebagai bank nasional yang berkontribusi nyata bagi negara.

“Pemanfaatan layanan digital Bank Mandiri kami arahkan untuk memperkuat ekosistem transaksi nasabah ritel. Selain itu, pelaku usaha secara terintegrasi, sekaligus menghadirkan solusi keuangan yang relevan dengan kebutuhan setiap segmen.

Selain dividen, Bank Mandiri juga berkontribusi secara optimal terhadap penerimaan negara melalui setoran pajak.

Sebagai hasil, berbagai upaya keberlanjutan ini mendapatkan pengakuan dari lembaga pemeringkat global, salah satunya melalui peningkatan skor ESG Risk Rating berdasarkan penilaian Sustainalytics yang mencapai kategori ‘negligible risk’ dengan skor 9,5 pada 2025 lalu..

Kopra by Mandiri menghadirkan fitur unggulan seperti Cash Management untuk pengelolaan arus kas. Selain itu, pembayaran massal, Value Chain untuk mendukung pembiayaan ekosistem bisnis (value chain financing), serta Trade Finance yang memfasilitasi transaksi perdagangan domestik dan internasional.

Hal ini menunjukkan peran sistemik Bank Mandiri dalam memperkuat fondasi fiskal nasional..

Aplikasi ini mencakup layanan transaksi harian seperti pembayaran. Selain itu, transfer, pembukaan rekening secara digital, QRIS, tabungan multicurrency serta tarik tunai tanpa kartu, hingga pengelolaan investasi dan pembelian produk lifestyle, dengan memberikan pengalaman perbankan yang praktis, aman, dan terpersonalisasi..

Di mana pangsa pasar pembiayaan hijau Bank Mandiri mencapai lebih dari 35% di antara tiga bank besar nasional..

“Pengelolaan kualitas aset, likuiditas,. Selain itu, profitabilitas Bank Mandiri kami jaga secara disiplin dan terukur sebagai fondasi utama pertumbuhan jangka panjang.

Seiring dengan pertumbuhan basis pengguna tersebut, aktivitas transaksi di Livin’ by Mandiri juga terus menunjukkan tren peningkatan yang solid sepanjang 2025, mencerminkan adopsi layanan digital yang semakin kuat. Selain itu, berkelanjutan..

Hingga Desember 2025, sebanyak 62,7 persen pengguna Livin’ Merchant merupakan pelaku UMKM yang berdomisili di wilayah non-urban atau setara dengan sekitar 1,9 juta pengguna.

Struktur pendanaan juga terjaga baik dengan dana murah (CASA) tumbuh 12,6% YoY menjadi Rp1.431,4 triliun sehingga likuiditas Bank Mandiri tetap memadai dalam mendukung ekspansi bisnis secara berkelanjutan..

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian audited per 31 Desember 2025, total aset Bank Mandiri tumbuh 16,6% secara year on year (YoY) menjadi Rp2.829,9 triliun, sejalan dengan penyaluran kredit yang meningkat 13,4% YoY menjadi Rp1.895,0 triliun..

Seluruh layanan ini dilengkapi dashboard keuangan terintegrasi serta persetujuan transaksi secara real-time melalui akses web. Selain itu, aplikasi mobile..

Terbukti, kredit UMKM Bank Mandiri tumbuh kuat hingga 4,88% YoY sepanjang 2025, di saat pertumbuhan Kredit UMKM industri melambat.

Kualitas aset Bank Mandiri tetap terjaga sepanjang 2025 seiring penerapan manajemen risiko yang disiplin. Selain itu, selektif pada seluruh segmen pembiayaan.

Fokus tersebut diarahkan untuk memperluas akses pembiayaan produktif, mendorong UMKM naik kelas. Selain itu, berdaya saing, serta memperkuat ekonomi kerakyatan yang menjadi fondasi pertumbuhan nasional yang inklusif..

Hal ini menegaskan peran Bank Mandiri dalam mendukung 1,3 juta pelaku UMKM yang merupakan tulang punggung pertumbuhan ekonomi nasional..

“Bagi Bank Mandiri, mendukung program prioritas pemerintah bukan sekadar target bisnis, melainkan bagian dari tanggung jawab kami sebagai mitra. Selain itu, bagian dari ekosistem BUMN dalam memperluas dampak ekonomi yang nyata.

Pada pilar Sustainable Operation, Bank Mandiri secara konsisten berproses untuk mencapai Net Zero Emission (NZE) Operasional pada tahun 2030.

Sepanjang 2025, dukungan tersebut terealisasi melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp41 triliun kepada 360 ribu pelaku UMKM di berbagai sektor produktif.

Selain itu, Riduan menambahkan, Bank Mandiri juga terus memperkuat peran sebagai mitra strategis pemerintah melalui dukungan pembiayaan. Selain itu, penguatan ekosistem yang terintegrasi pada berbagai program prioritas nasional.

Bank Mandiri juga bergerak cepat. Selain itu, hadir meringankan beban saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat yang tertimpa musibah beberapa waktu lalu..

Lebih lanjut, dirinya ini menambahkan, pertumbuhan kredit tersebut ditopang oleh peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang mencapai Rp2.105,8 triliun, tumbuh 23,9% YoY.

Penyaluran ini tetap dijalankan secara terukur dengan kualitas aset yang terjaga, sejalan prinsip kehati-hatian. Selain itu, tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG)..

Inisiatif ini memperkuat sinergi yang terintegrasi antara pembiayaan, pendampingan,. Selain itu, pembangunan sosial untuk menciptakan keunggulan berkelanjutan bagi perekonomian nasional..

Melalui pembiayaan yang terukur, penguatan ekosistem usaha,. Selain itu, pendampingan yang berkelanjutan, kami ingin memastikan UMKM, desa, dan sektor-sektor strategis memiliki ruang tumbuh yang sehat agar manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih merata,” lanjut Riduan.Akselerasi Komitmen Keberlanjutan.

Jakarta, CNBC Indonesia – Sepanjang tahun 2025, perekonomian Indonesia tetap berada pada jalur pertumbuhan yang solid dengan dukungan kinerja sektor eksternal. Selain itu, aktivitas domestik yang terjaga.

Dengan struktur pendanaan yang sehat, kualitas pembiayaan yang terjaga, serta diversifikasi sumber pendapatan yang terus diperkuat, Bank Mandiri berada pada posisi yang solid untuk melanjutkan peran intermediasi. Selain itu, mendukung pertumbuhan ekonomi Tanah Air,” ujar Riduan..

Di sisi lain, penguatan desa terus diperluas melalui pengelolaan lebih dari 4.700 rekening Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih serta pembukaan lebih dari 3.700 rekening BUMDes. Selain itu, BUMDesma, sejalan dengan agenda pengembangan desa dan dukungan terhadap Program 3 Juta Rumah..

Pada tahun 2025 dividen Bank Mandiri juga tumbuh kuat mencapai Rp52,5 triliun, yang berasal dari Rp43,5 Triliun atas porsi laba 2024. Selain itu, Rp9 Triliun dividen interim atas porsi laba 2025 yang telah dibayarkan pada 14 Januari 2026..

Komitmen keberlanjutan Bank Mandiri juga mendukung Asta Cita Presiden Prabowo dalam peningkatan kesejahteraan rakyat, penguatan pendidikan, kesehatan, serta pembangunan sumber daya manusia yang berdaya saing.

Hal ini tercermin dari kontribusi langsung kepada masyarakat Indonesia, melalui total dividen sebesar Rp225 triliun dalam 25 tahun terakhir.

Langkah ini mendorong akselerasi kinerja yang bertumbuh. Selain itu, mempertegas peran Bank Mandiri sebagai mitra strategis pemerintah dalam penguatan ekosistem ekonomi nasional,” ujar Riduan..

Kinerja tersebut ditopang oleh pertumbuhan pendapatan bunga bersih senilai Rp106 triliun dengan tren positif seiring pengelolaan aset produktif. Selain itu, struktur pendanaan yang tetap solid..

Penguatan tata kelola juga dilakukan melalui peningkatan keamanan siber, perlindungan data nasabah, serta penerapan prinsip transparansi untuk menjaga kepercayaan pemangku kepentingan..

Kondisi ini tercermin pada rasio Non-Performing Loan (NPL) Gross sebesar 0,96 persen di akhir 2025, yang berada di bawah rata-rata industri. Selain itu, konsisten menunjukkan tren perbaikan secara gradual..

Dari sisi nasabah ritel, Livin’ by Mandiri terus menjadi fondasi utama layanan digital Bank Mandiri dengan menghadirkan super app yang mengintegrasikan beragam kebutuhan finansial dalam satu ekosistem.

Hal ini dilakukan melalui pemantauan jejak karbon digital, optimalisasi green building, penggunaan kendaraan listrik. Selain itu, hybrid, serta pemasangan panel surya.

Dari sisi profitabilitas, Bank Mandiri membukukan laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik sebesar Rp56,3 triliun sepanjang 2025.

Komitmen tersebut dilengkapi dengan realisasi program Tanggung Jawab Sosial. Selain itu, Lingkungan (TJSL) sepanjang 2025, di mana Bank Mandiri menyalurkan lebih dari 1.174 program TJSL yang mencakup pemberdayaan ekonomi, akses gizi, penyediaan air bersih, serta penguatan kapasitas masyarakat di wilayah prioritas.

Sepanjang 2025, pendapatan non-bunga meningkat 14,5 persen YoY menjadi Rp48,5 triliun, didorong oleh peningkatan aktivitas transaksi nasabah. Selain itu, pemanfaatan layanan berbasis ekosistem, yang menjaga ketahanan fundamental secara jangka panjang..

Perkembangan terkait Catat Fundamental Solid, Bank Mandiri Perkuat Intermediasi akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.

Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.

Perhatian: Trading futures mengandung risiko kerugian. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *