EWF | Iran Wanti-wanti ke AS Konflik Baru Akan Terjadi
Iran mewanti-wanti ke Amerika Serikat (AS) perihal kemungkinan besar konflik baru akan terjadi.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Iran mewanti-wanti ke Amerika Serikat (AS) perihal kemungkinan besar konflik baru akan terjadi.
Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, mendesak AS untuk menjaga stabilitas hubungan. Taiwan dianggap titik risiko terbesar dalam hubungan kedua negara.
Rusia mengingatkan negara Eropa yang menerima penempatan pesawat pengebom strategis Prancis, akan menjadikan negara mereka target serangan oleh pasukan Rusia.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menerima masukan dari IMF dan Bank Dunia untuk tidak berlebihan memberikan subsidi, demi menjaga APBN tetap sehat.
IMF memperkirakan inflasi di Amerika Serikat akan lebih sulit turun dan membutuhkan waktu lebih lama untuk kembali ke target 2 persen akibat perang Iran.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mewanti-wanti kementerian/lembaga membelanjakan anggaran sesuai kebutuhan.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mewanti-wanti peningkatan inflasi yang terjadi imbas perang Timur Tengah.
Konflik Timur Tengah picu lonjakan harga avtur hingga 80%, berdampak serius pada sektor transportasi dan logistik di Indonesia. Penyesuaian biaya diperlukan.
Presiden Prabowo Subianto memberikan wanti-wanti kepada Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) menjaga kredibilitas.
Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan konflik antara Iran dan Israel yang melibatkan Amerika Serikat (AS) memicu kenaikan harga bahan baku.